Messi Kenang Momen Memandikan Bayi Lamine Yamal, Kini Bertemu sebagai Lawan di Final Piala Dunia

Sabtu, 18 Juli 2026 21:14 WIB
Momen Lionel Messi saat memandikan Lamine Yamal pada tahun 2007. (IDNVoice/AP-Joan Monfort)
Momen Lionel Messi saat memandikan Lamine Yamal pada tahun 2007. (IDNVoice/AP-Joan Monfort)

IDNVoice.com - Hampir dua dekade setelah sebuah foto yang tak disengaja menjadi bagian dari sejarah, Lionel Messi dan Lamine Yamal akan bertemu sebagai lawan di partai puncak Piala Dunia 2026.

Pada 2007, Messi yang saat itu baru berusia 20 tahun dan mulai menembus tim utama Barcelona, mengikuti sesi pemotretan kalender amal di Barcelona, Spanyol. Dalam sesi tersebut, ia membantu memandikan seorang bayi berusia lima bulan. Bayi itu adalah Lamine Yamal, yang kini telah menjelma menjadi salah satu bintang muda paling bersinar di dunia sepak bola.

Menjelang final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol yang akan digelar pada Minggu (19 Juli 2026), Messi mengenang kembali momen langka tersebut.

"Sejujurnya, foto kami itu luar biasa, karena, ya, begitulah kehidupan, kan? Saya berada dalam foto itu bersamanya ketika dia masih bayi, dan kini kami berdua berada di sini, bermain di final Piala Dunia," kata Messi kepada para awak media di New York pada Jumat, 17 Juli 2026.

Kini berusia 39 tahun, Messi menyaksikan langsung perkembangan Yamal yang kini berumur 19 tahun dan menjadi andalan Barcelona maupun tim nasional Spanyol.

Messi mengaku terus mengikuti perkembangan sang penyerang muda karena sama-sama memiliki ikatan dengan Barcelona.

"Lamine adalah talenta besar, seseorang yang sangat saya ikuti karena dia bermain untuk klub yang saya cintai, dan saya selalu berharap yang terbaik untuknya, saya selalu menginginkan yang terbaik baginya," ujar Messi.

Meski memberikan pujian setinggi langit, Messi menegaskan Argentina akan berusaha menghentikan langkah Yamal untuk mencatat sejarah di final.

"Dia sudah menjadi pemain papan atas di usia 19 tahun, dan perjalanan kariernya masih sangat panjang. Dia memiliki peluang besar untuk meraih sesuatu yang bersejarah, yang akan kami upayakan sekuat tenaga untuk memastikan hal itu tidak terjadi kali ini. Saya hanya ingin mendoakan yang terbaik untuknya," kata Messi lagi.

Kekaguman Messi terhadap Yamal disebutnya melampaui pertandingan final yang akan mempertemukan keduanya.

"Ini gila. Dia salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, tidak diragukan lagi. Dan saya mendoakan banyak keberuntungan untuknya, karena apa pun yang baik untuknya juga akan baik bagi Barcelona," ucap kapten Argentina tersebut.

Foto ikonik Messi dan Yamal kembali menjadi perbincangan dunia pada 2024 setelah ayah Yamal, Mounir Nasraoui, membagikannya ke publik saat berlangsungnya Piala Eropa. Pada turnamen tersebut, Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Inggris di partai final.

Pertemuan Messi dan Yamal di final Piala Dunia kini bukan sekadar duel dua generasi, tetapi juga menjadi simbol perjalanan waktu yang luar biasa—dari seorang bintang muda yang menggendong bayi dalam sesi foto amal hingga kini saling berhadapan memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid