IDNVoice.com - Partai puncak Piala Dunia FIFA 2026 akan menyajikan duel sarat gengsi antara juara Eropa, Spanyol, dan juara bertahan dunia sekaligus kampiun Amerika Selatan, Argentina. Pertandingan ke-104 turnamen ini akan mempertemukan dua tim terbaik yang sama-sama tampil impresif sepanjang kompetisi.
Spanyol memastikan tiket ke final setelah menyingkirkan salah satu favorit juara, Prancis, di babak semifinal. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan dengan menguasai jalannya pertandingan sejak awal hingga akhir, sukses meredam agresivitas Les Bleus melalui penguasaan bola yang solid dan penyelesaian akhir yang efektif.
Kemenangan atas Prancis menjadi puncak performa La Roja sepanjang turnamen. Meski sempat ditahan imbang tanpa gol oleh tim kejutan Tanjung Verde pada laga pembuka Grup H, Spanyol bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi sebelum menutup fase grup dengan kemenangan 1-0 atas Uruguay.
Memasuki fase gugur, Spanyol tampil semakin meyakinkan. Mereka mengalahkan Austria 3-0 pada babak 32 besar, sebelum harus bekerja keras menghadapi dua rival Eropa.
Di babak 16 besar, gol tunggal Mikel Merino membawa Spanyol menang 1-0 atas Portugal. Gelandang tersebut kembali menjadi penentu kemenangan saat La Roja menaklukkan Belgia 2-1 di perempat final. Hingga kini, gol Belgia menjadi satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Spanyol sepanjang turnamen.
Performa Spanyol terus meningkat hingga akhirnya sukses menyingkirkan Prancis di semifinal. Hasil tersebut membawa La Roja kembali ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak mengangkat trofi pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Di sisi lain, Argentina harus melalui perjalanan yang jauh lebih dramatis untuk mempertahankan peluang meraih gelar juara dunia kedua secara beruntun sekaligus gelar ketiga dalam empat edisi terakhir.
Tim asuhan Lionel Scaloni membuka turnamen dengan tiga kemenangan sempurna di fase grup. Dipimpin Lionel Messi yang tampil luar biasa, Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 melalui hat-trick sang kapten, menundukkan Austria 2-0 lewat dua gol Messi, dan menutup fase grup dengan kemenangan 3-1 atas Yordania, di mana Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Messi kini telah mengoleksi delapan gol sepanjang turnamen dan total 21 gol sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia.
Namun, jalan Argentina berubah penuh tantangan di fase gugur. Pada babak 32 besar, Albiceleste membutuhkan perpanjangan waktu untuk mengalahkan Tanjung Verde dengan skor 3-2.
Drama berlanjut di babak 16 besar saat menghadapi Mesir. Sempat tertinggal 0-2 hingga menit ke-79, Argentina bangkit secara spektakuler dan membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-2.
Di perempat final, Argentina kembali menjalani laga berat melawan Swiss. Bermain hingga perpanjangan waktu dan sempat kehilangan satu pemain akibat kartu merah, mereka akhirnya menang setelah Julian Alvarez mencetak gol penentu sebelum Lautaro Martinez memastikan kemenangan.
Semifinal menghadirkan ujian berikutnya saat menghadapi Inggris. Albiceleste kembali tertinggal lebih dulu melalui gol Anthony Gordon pada babak kedua. Namun, tendangan jarak jauh Enzo Fernandez dan sundulan Lautaro Martinez sukses membalikkan keadaan sekaligus mengantar Argentina melaju ke final untuk kedua kalinya secara beruntun setelah sukses menjadi juara di Qatar 2022.
Final kali ini juga menjadi pertemuan kedua Spanyol dan Argentina dalam sejarah Piala Dunia.
Satu-satunya duel mereka sebelumnya terjadi pada Piala Dunia 1966 di Villa Park. Saat itu, Argentina menang 2-1 pada laga pembuka fase grup melalui dua gol Luis Artime, sementara Spanyol hanya mampu membalas lewat Pirri.
Di luar Piala Dunia, kedua negara telah bertemu dalam 13 laga persahabatan. Spanyol unggul dengan enam kemenangan, Argentina meraih lima kemenangan, sementara dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim berlangsung di Madrid pada 2018, ketika Spanyol membantai Argentina dengan skor telak 6-1.
Sebagai juara Eropa dan Amerika Selatan, keduanya sejatinya dijadwalkan bertemu pada ajang Finalissima di Qatar pada Februari lalu. Namun, pertandingan tersebut akhirnya dibatalkan.
Kini, delapan tahun setelah pertemuan terakhir mereka, Spanyol dan Argentina kembali dipertemukan di panggung terbesar sepak bola dunia. La Roja memburu gelar dunia kedua setelah sukses pada 2010, sementara Albiceleste mengincar keberhasilan mempertahankan trofi sekaligus menegaskan dominasi mereka di sepak bola internasional. [DR]