KDKMP Babel Didorong Kelola Tambang hingga Perikanan untuk Dongkrak Ekonomi Desa

Jum'at, 23 Oktober 2026 17:08 WIB
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. (IDNVoice/Google Maps-Jen Odelia)
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. (IDNVoice/Google Maps-Jen Odelia)

IDNVoice.com – Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengelola potensi sumber daya alam (SDA) di wilayah masing-masing untuk memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Arie Primajaya mengatakan, KDKMP diharapkan tidak hanya menjalankan usaha melalui gerai yang telah disiapkan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi unggulan daerah, mulai dari pertambangan, perkebunan, pertanian hingga perikanan.

"Kita berharap KDKMP bisa mengelola potensi-potensi sektor pertambangan, perkebunan, pertanian, perikanan dan lainnya yang ada di daerahnya," kata Arie Primajaya di Pangkalpinang pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurut Arie, program KDKMP merupakan salah satu program Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk Kepulauan Bangka Belitung. Karena itu, koperasi desa dan kelurahan perlu memaksimalkan potensi ekonomi lokal agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Kita ingin KDKMP ini tidak hanya mengelola tujuh gerai saja seperti sembako, klinik, apotek, simpan pinjam, coldstorage, logistik, kantor tetapi juga bisa mengelola potensi-potensi lainnya seperti kelapa sawit, lada putih, nanas, perikanan tangkap dan lainnya," ujarnya.

Arie menyebutkan, saat ini terdapat 393 KDKMP yang tersebar di desa dan kelurahan pada tujuh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur, serta Kota Pangkalpinang.

Ia menegaskan, pengelolaan sumber daya alam melalui KDKMP sejalan dengan harapan Presiden untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Dengan mengembangkan usaha berbasis potensi daerah, koperasi diharapkan mampu menciptakan aktivitas ekonomi yang produktif sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

"Kita berharap KDKMP maupun koperasi yang telah existing diharapkan tidak hanya kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu mengembangkan kegiatan usaha yang produktif, profesional, dan berkelanjutan," katanya.

Menurutnya, KDKMP merupakan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah. Di sisi lain, koperasi yang telah beroperasi dan berkembang juga memiliki peran penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi daerah sehingga perlu terus diperkuat dan didorong agar mampu tumbuh bersama KDKMP. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid