IDNVoice.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat sebanyak 277 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebar di wilayah Kota Bandung. Dari jumlah tersebut, 263 unit telah beroperasi, sementara 12 unit belum beroperasi dan dua unit lainnya tidak beroperasi.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bandung, Sony Adam, mengatakan dari total 277 SPPG tersebut, sebanyak 263 unit telah menjalani inspeksi kesehatan lingkungan.
"Di Kota Bandung tercatat ada 277 unit SPPG. Dengan rincian, 263 sudah beroperasional, 12 belum beroperasional, dan dua tidak beroperasional. Dari jumlah tersebut, yang sudah dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan ada 263 unit," ujar Sony Adam pada Rabu, 16 September 2026.
Dari SPPG yang telah beroperasi, sebanyak 191 unit telah mengantongi Sertifikat Layak Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pemenuhan standar higiene dan sanitasi dalam pelaksanaan layanan makanan bergizi.
Sementara itu, sebanyak 63 SPPG masih dalam proses penerbitan SLHS. Adapun 23 unit lainnya tercatat belum mengajukan permohonan sertifikat.
"Jumlah SPPG yang sudah memiliki SLHS sebanyak 191 unit. Sedangkan yang sedang dalam proses penerbitan 63 unit, dan yang belum mengajukan permohonan 23 unit," katanya.
Sony menegaskan status SPPG maupun proses penerbitan SLHS masih dapat mengalami perubahan. Hal itu seiring dengan pemenuhan berbagai persyaratan oleh masing-masing SPPG serta proses penerbitan sertifikat.
"Data ini bisa berubah sewaktu-waktu," tandasnya.
Dengan kondisi tersebut, Dinkes Kota Bandung terus melakukan pemantauan terhadap pemenuhan standar kesehatan lingkungan pada SPPG yang menjalankan layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat. [DR]