15 dari 18 SPPG di Mimika Kembali Beroperasi, Tiga Masih Suspend

Selasa, 15 September 2026 08:32 WIB
Ilustrasi: Dapur Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kitong Bisa di Jalan Cenderawasih, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (IDNVoice/Cepos Online)
Ilustrasi: Dapur Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kitong Bisa di Jalan Cenderawasih, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. (IDNVoice/Cepos Online)

IDNVoice.com - Kabar terbaru pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Sebanyak 15 dari 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tersebut kini kembali beroperasi setelah sebelumnya mengalami penghentian sementara.

Sementara itu, tiga SPPG lainnya masih berstatus suspend atau penghentian sementara karena sejumlah persoalan administrasi dan teknis.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Papua Tengah, Nalen Situmorang, mengatakan tiga SPPG yang masih suspend tersebar di Distrik Wania sebanyak dua unit dan Distrik Kuala Kencana satu unit.

"Dari total 18 SPPG di Mimika, hanya tinggal 3 SPPG saja yang berstatus suspend, 2 di wilayah Wania dan 1 di Kuala Kencana," katanya pada Senin, 14 September 2026.

Dua SPPG Terkendala Yayasan, Satu Perbaiki IPAL

Nalen menjelaskan, dua SPPG yang belum kembali beroperasi masih terkendala pergantian yayasan dan administrasi lainnya.

Sementara satu SPPG lainnya masih berkaitan dengan persoalan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang saat ini dalam proses perbaikan.

Namun, pencabutan status suspend terhadap ketiga SPPG tersebut belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu pergantian Kepala SPPG.

"Proses pencabutan suspend belum bisa dipastikan waktunya, karena harus melalui mekanisme surat-menyurat resmi dan menunggu keputusan pimpinan pusat," ujarnya.

Meski demikian, Nalen memastikan koordinasi terkait perkembangan status SPPG terus dilakukan. Ia telah meminta koordinator lapangan (Korlap) untuk memperbarui informasi mengenai SPPG yang masih suspend kepada Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Mimika.

"Saya sudah sampaikan kepada korlap untuk selalu melakukan koordinasi bersama Satgas di Mimika," ujarnya.

SPPG yang Siap Diminta Segera Layani MBG

Sementara itu, Ketua MBG Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong, meminta SPPG yang telah memenuhi persyaratan dan siap beroperasi agar segera kembali memberikan pelayanan MBG kepada masyarakat.

Namun, ia mengingatkan kesiapan operasional harus menjadi prioritas agar pelayanan berjalan aman dan tidak menimbulkan persoalan baru.

"Tapi tentunya untuk melakukan pelayanan harus dengan kesiapan yang memadai, agar dapat mengantisipasi adanya gangguan pada pemberian pelayanan MBG," katanya.

Sebelumnya, terdapat enam dapur SPPG di Mimika yang berstatus suspend. Enam dapur tersebut terbagi dalam dua kategori. Tiga dapur masih menjalani proses penyusunan IPAL serta pengajuan pembukaan kembali kepada pemerintah pusat.

Sementara tiga dapur lainnya terkendala persoalan administrasi dan masih menunggu pemenuhan dokumen sebelum pemerintah pusat menerbitkan surat pencabutan suspend.

Dengan kembali beroperasinya 15 SPPG, pelayanan MBG di Mimika kini semakin luas. Pemerintah daerah bersama BGN masih memantau tiga SPPG yang belum beroperasi agar seluruh persyaratan dapat segera dipenuhi dan pelayanan kepada penerima manfaat kembali berjalan optimal. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid