Kemasan MBG di Ternate Kini Dilengkapi Label Waktu Konsumsi dan Informasi Gizi

Senin, 14 September 2026 11:00 WIB
Tampilan informasi pada kemasan ompreng MBG dari SPPG Dapoer Toejoe Santiong. (IDNVoice/RRI)
Tampilan informasi pada kemasan ompreng MBG dari SPPG Dapoer Toejoe Santiong. (IDNVoice/RRI)

IDNVoice.com - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Ternate, Maluku Utara, mulai dilengkapi informasi pada kemasan makanan yang diterima para penerima manfaat.

Salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ternate mencantumkan label pada kemasan makanan yang berisi imbauan agar makanan MBG tidak dibawa pulang dan dikonsumsi sesuai waktu yang telah ditentukan.

Label tersebut juga mencantumkan anjuran waktu konsumsi makanan. Informasi itu menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Tak hanya waktu konsumsi, kemasan MBG juga dilengkapi informasi nilai gizi. Dengan adanya informasi tersebut, penerima manfaat dapat mengetahui gambaran kandungan gizi dari makanan yang mereka terima.

Pencantuman informasi pada kemasan dinilai dapat membantu penerima manfaat lebih memahami makanan yang dikonsumsi sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya asupan bergizi.

Makanan MBG Diimbau Tak Dibawa Pulang

Imbauan agar makanan MBG tidak dibawa pulang menjadi salah satu informasi penting yang dicantumkan pada kemasan.

Makanan dianjurkan untuk dikonsumsi sesuai waktu yang tertera agar kualitas makanan tetap terjaga. Petunjuk tersebut juga diharapkan dapat membantu memastikan makanan dikonsumsi dalam kondisi yang sesuai dan aman.

Program MBG diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan makanan penerima manfaat, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai pola konsumsi yang sehat, aman, dan bergizi.

Dengan adanya informasi pada kemasan, penerima manfaat diharapkan mengikuti petunjuk konsumsi yang diberikan sehingga kandungan gizi dari makanan MBG dapat diperoleh secara optimal.

Orang Tua Murid Apresiasi Label pada Kemasan

Salah satu orang tua murid SMAN 1 Ternate, Helda, mengapresiasi pencantuman informasi tersebut.

Menurutnya, informasi pada kemasan membantu orang tua mengetahui bahwa makanan yang diberikan kepada anak dilengkapi petunjuk konsumsi sekaligus informasi mengenai kandungan gizi.

Ia menilai kejelasan informasi pada makanan MBG penting agar anak memahami bahwa makanan tersebut perlu dikonsumsi sesuai waktu yang dianjurkan dan tidak dibawa pulang.

Penerapan label pada kemasan ini pun diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan edukasi dalam pelaksanaan MBG, sehingga program tidak sekadar menyediakan makanan gratis, tetapi juga membangun kebiasaan konsumsi pangan yang sehat, aman, dan bergizi sejak dini. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid