Dugaan Keracunan MBG di Pati: 401 Orang Bergejala, 48 Masih Dirawat

Sabtu, 12 September 2026 20:11 WIB
Korban dugaan keracunan makanan program MBG di SPPG Gembong 1 Pati, bertambah hingga mencapai 401 orang pada Jumat, 11 September 2026. (IDNVoice/RRI)
Korban dugaan keracunan makanan program MBG di SPPG Gembong 1 Pati, bertambah hingga mencapai 401 orang pada Jumat, 11 September 2026. (IDNVoice/RRI)

IDNVoice.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Pati mencatat 401 orang mengalami gejala dalam dugaan keracunan setelah mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gembong 1.

Data tersebut merupakan pembaruan hingga Jumat, 11 September 2026 pukul 07.00 WIB. Dari jumlah tersebut, sebanyak 48 korban masih menjalani rawat inap di empat rumah sakit rujukan di Kabupaten Pati.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo, mengatakan penanganan terhadap para korban terus dikoordinasikan dengan rumah sakit rujukan.

RSUD Suwondo saat ini merawat 10 pasien, sementara jumlah pasien rawat inap terbanyak tercatat di RS KSH dengan 20 orang.

"Data ini kami perbarui setiap hari sesuai perkembangan kondisi korban di lapangan. Kami terus koordinasikan penanganan dengan seluruh rumah sakit rujukan," kata Luky pada Jumat, 11 September 2026.

319 Korban Jalani Rawat Jalan

Selain puluhan korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, sebanyak 319 orang lainnya menjalani rawat jalan.

Para korban tersebut berasal dari sejumlah satuan pendidikan yang terdampak dugaan keracunan MBG di wilayah Gembong.

MTs 3 Pati menjadi satuan pendidikan dengan jumlah korban rawat jalan terbanyak, yakni 157 siswa. Sementara itu, SMP 1 Gembong mencatat 95 siswa yang menjalani rawat jalan.

Dinas Kesehatan juga mencatat 38 kasus bergejala di SDN Gembong 03 serta 18 kasus di Posyandu setempat.

Luky menegaskan data tersebut masih bersifat dinamis dan terus diperbarui berdasarkan perkembangan kondisi korban di lapangan.

Pemantauan Korban Terus Dilakukan

Dinas Kesehatan Kabupaten Pati memastikan pemantauan terhadap seluruh korban tetap dilakukan hingga mereka dinyatakan pulih sepenuhnya.

Pemerintah daerah juga akan menyampaikan perkembangan data secara berkala kepada masyarakat sebagai bagian dari transparansi dalam penanganan dugaan keracunan tersebut.

Dengan total 401 orang bergejala, penanganan kasus dugaan keracunan MBG di SPPG Gembong 1 masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Koordinasi lintas rumah sakit dan pemantauan kondisi korban terus dilakukan untuk memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan yang diperlukan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid