Pemkab Deli Serdang Minta KDKMP Tak Pasok Komoditas dari Luar untuk SPPG

Kamis, 10 September 2026 10:02 WIB
Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (IDNVoice/Google Maps-Umi Nadra)
Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (IDNVoice/Google Maps-Umi Nadra)

IDNVoice.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), meminta Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mengutamakan hasil bumi lokal dalam memasok kebutuhan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemkab menegaskan KDKMP tidak seharusnya mengambil komoditas dari luar daerah untuk kemudian dijual kepada SPPG. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjadi penggerak perekonomian masyarakat setempat.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan mengatakan potensi petani dan peternak lokal harus menjadi sumber utama pasokan bahan pangan untuk SPPG.

"Saya harap tidak ada KDMP yang mengambil barang dari luar untuk dijual ke SPPG. Kita harus memprioritaskan dan mengandalkan produk dari petani serta peternak kita sendiri," kata Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam, Sumut pada Selasa, 8 September 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penyediaan bahan pangan dan kebutuhan operasional SPPG bersama KDKMP se-Kecamatan Beringin.

Penandatanganan MoU melibatkan pengurus KDKMP dan unit SPPG setempat. Kerja sama tersebut mencakup KDKMP Emplasemen Kualanamu dengan SPPG Beringin, KDKMP Sidodadi Ramunia dengan SPPG Sidodadi Ramunia I, serta KDKMP Beringin dengan SPPG Beringin Karang Anyar 2.

Menurut Asri, Kecamatan Beringin menjadi wilayah kedua yang menjalankan komitmen kolaborasi antara KDKMP dan SPPG setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Sunggal.

Kehadiran jajaran pimpinan daerah secara langsung, kata dia, bertujuan memastikan program strategis nasional tersebut dapat dijalankan dengan tata kelola yang baik di seluruh wilayah Deli Serdang.

MBG Tak Sekadar Beri Makanan untuk Anak

Asri mengatakan KDKMP dan program MBG memiliki potensi untuk saling memperkuat, khususnya dalam menciptakan rantai ekonomi yang melibatkan masyarakat desa.

"Hari ini ada dua program strategis nasional yang saling menguatkan, yaitu Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis. Tujuan utama dari program nasional ini bukan sekadar menyediakan makanan bagi anak-anak sekolah, melainkan menjadi penggerak utama potensi ekonomi masyarakat lokal," katanya.

Karena itu, ia meminta rantai pasok kebutuhan SPPG tidak berhenti pada penyediaan makanan. Bahan pangan yang digunakan harus mampu memberikan dampak ekonomi kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari petani hingga pekerja dapur gizi.

"Petani harus hidup, peternak hidup, petani buah hidup, hingga pekerja dapur gizi ikut merasakan dampaknya. Semuanya bergerak bersama menghidupi perekonomian daerah," katanya menambahkan.

Pemkab Deli Serdang berharap kolaborasi tersebut dapat membentuk ekosistem pangan lokal yang berkelanjutan. Dengan demikian, pelaksanaan MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga membuka pasar bagi produk pertanian, peternakan, dan komoditas lokal.

Sementara itu, Kepala Desa Emplasemen Kualanamu Koko Kurniawan mengapresiasi kehadiran pimpinan daerah sekaligus dukungan terhadap kolaborasi KDKMP dan SPPG di Kecamatan Beringin.

Ia berharap kerja sama tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata, baik bagi pemenuhan gizi anak-anak maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid