KSP Pastikan Pengelolaan MBG di SPPG Sorosutan 3 Yogyakarta Sesuai Prosedur

Senin, 07 September 2026 16:55 WIB
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3 saat mempersiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan ke penerima manfaat. (IDNVoice/Pemkot Yogyakarta)
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3 saat mempersiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan ke penerima manfaat. (IDNVoice/Pemkot Yogyakarta)

IDNVoice.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Aby Ismawan bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sorosutan 3, Umbulharjo, Senin, untuk memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai prosedur.

Dalam peninjauan tersebut, Aby melihat langsung tahapan pengelolaan makanan, mulai dari proses memasak hingga pengemasan (packing) sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

"Alhamdulillah di SPPG Sorosutan 3, siklus dan mekanisme proses masak sampai dengan `packing` berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur yang seharusnya dilakukan," kata Aby usai meninjau SPPG tersebut di Yogyakarta pada Senin, 7 September 2026.

Menurut Aby, sejauh ini tidak terdapat catatan khusus mengenai menu yang disediakan di dapur MBG mitra Badan Gizi Nasional (BGN) tersebut. Sejumlah ketentuan yang ditetapkan pemerintah dalam operasional SPPG juga telah diterapkan.

"Jadi semua rambu-rambu yang sudah dibuat, baik dari pusat maupun dari pemerintah daerah itu memang harus harus dijalankan oleh pelaku SPPG," ujarnya.

Ia menegaskan aspek keamanan pangan dan pemenuhan gizi harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan MBG. Makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat, termasuk siswa SMP Negeri 10 Yogyakarta, dinilai telah memenuhi ketentuan gizi dan diterima dengan baik.

"Karena apapun yang dilakukan itu tentunya penerima manfaat harus yang pertama harus aman, kemudian pemenuhan gizinya juga harus sesuai dengan yang ditetapkan oleh atas, oleh pimpinan, transparansinya juga harus betul-betul bisa dilihat," katanya.

Pengelolaan Limbah Sesuai Standar

Selain mengecek proses produksi dan distribusi makanan, peninjauan juga mencakup pengelolaan limbah yang dihasilkan dari operasional SPPG.

Aby mengatakan pengelolaan limbah di SPPG Sorosutan 3 tidak menimbulkan persoalan dan telah mengikuti standar yang ditetapkan. Pengawasan juga dilakukan melalui instansi terkait di lingkungan Pemkot Yogyakarta.

"Saya rasa itu (limbah) sudah sesuai dengan aturan, masing-masing kan ada bagiannya, bagian Dinas Lingkungan untuk bagaimana menilai, dan bagian Dinas Kesehatan juga menilai, seluruh SPPG yang ada, standarnya seperti itu," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan mengatakan hasil peninjauan bersama KSP menunjukkan alur kerja di SPPG Sorosutan 3 berjalan dengan baik.

Ia juga memastikan pengaturan porsi makanan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi penerima manfaat. Menurut dia, Pemkot Yogyakarta melalui satuan tugas (satgas), Dinas Kesehatan, dan jajaran terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan.

"Alhamdulillah kita kunjungan dengan Pak Aby, alurnya sudah sangat bagus, kemudian cara porsian dari gizinya juga sudah diperhitungkan dengan benar. Jadi dari pemerintah kota di sini dari Satgas, Dinas Kesehatan serta jajaran semua ada koordinasi," katanya.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan MBG di tingkat dapur SPPG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan jumlah penerima manfaat, tetapi juga mengedepankan keamanan pangan, kecukupan gizi, transparansi, serta pengelolaan lingkungan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid