Sambut 1 Muharram 1448 H, Khofifah Ajak Masyarakat Hijrah Menuju Kehidupan Lebih Baik

Selasa, 16 Juni 2026 11:29 WIB
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa saat peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya. (IDNVoice/Biro Adpim Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa saat peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Surabaya. (IDNVoice/Biro Adpim Pemprov Jatim)

IDNVoice.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat tolong-menolong dan kesalehan sosial dalam kehidupan sehari-hari.

"Mari kita memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah, satu momentum yang secara saintifik memberikan pembelajaran yang sangat kuat bagaimana sesungguhnya proses hijrah kaum Muhajirin dan bagaimana kaum Anshar menjadi penolong," kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Selasa.

Khofifah menegaskan bahwa peringatan 1 Muharram bukan sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momentum refleksi dan pembelajaran yang memiliki makna mendalam bagi kehidupan umat.

Menurutnya, semangat hijrah dapat dimaknai sebagai perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara personal maupun sosial. Nilai-nilai yang diwariskan dari perjalanan hijrah Rasulullah SAW bersama kaum Muhajirin dan Anshar dinilai tetap relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Gubernur Jawa Timur itu menjelaskan, semangat tolong-menolong yang dicontohkan kaum Muhajirin dan Anshar selaras dengan pesan dalam Surah Al-Maidah ayat 2 yang mengajarkan pentingnya bekerja sama dalam kebajikan dan ketakwaan.

"Pada posisi seperti inilah bagaimana sesungguhnya tolong-menolong di antara kita menjadi bagian penting untuk membangun kesolehan sosial. Dan yang penting juga bagaimana pergantian tahun dari 1447 Hijriah menuju 1448 Hijriah bisa menjadi momen menghijrahkan kita," tuturnya.

Khofifah mencontohkan, hijrah dapat diwujudkan melalui berbagai perubahan positif dalam kehidupan. Mulai dari kondisi seseorang yang semula memiliki utang hingga mampu melunasinya, dari yang sebelumnya membutuhkan bantuan menjadi mampu membantu orang lain, hingga dari yang semula menggalang sedekah menjadi pribadi yang turut bersedekah.

Menurutnya, Tahun Baru Hijriah merupakan momentum untuk berpindah dari satu kebaikan menuju kebaikan berikutnya secara berkelanjutan.

Ia juga menilai bahwa proses hijrah secara historis merupakan bagian penting dalam perjalanan hidup manusia, baik sebagai individu, keluarga, maupun anggota masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Karena itu, pergantian tahun Hijriah diharapkan menjadi titik awal untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memperkuat semangat memperbaiki kehidupan.

"Oleh karena itu, proses inilah yang menjadi starting point kita untuk bisa berpikir bahwa hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan itulah kategori orang yang beruntung. Maka, mulai malam ini, kita akan menggerakkan seluruh ikhtiar kita dan menggerakkan seluruh energi kita menuju kebaikan lebih baik dan lebih baik lagi," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga memohon doa dari masyarakat agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat terus menjalankan amanah dengan baik serta dimudahkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap berbagai program pembangunan dan pelayanan yang dijalankan pemerintah daerah dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi warga Jawa Timur.

“Terima kasih semuanya. Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah. Mudah-mudahan tahun depan tambah bahagia, tambah berkah, dan tahun baru ini membawa kemanfaatan untuk kehidupan kita semua. Amin,” katanya. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid