BNSP Buka Lowongan Magang Gelombang 3 Tahun 2026, Tersedia 5 Posisi untuk Lulusan Perguruan Tinggi

Selasa, 03 November 2026 18:54 WIB
Ilustrasi: Logo Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Magunghub Kemnaker. (IDNVoice/Istimewa)
Ilustrasi: Logo Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Magunghub Kemnaker. (IDNVoice/Istimewa)

IDNVoice.com – Kabar baik bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin mendapatkan pengalaman kerja sekaligus meningkatkan kompetensi profesional. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) berkolaborasi dengan Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka kesempatan pemagangan lulusan perguruan tinggi gelombang 3 Tahun 2026.

Dalam program tersebut, BNSP menyediakan lima posisi magang dengan total kebutuhan enam peserta. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan para lulusan perguruan tinggi untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional.

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun resmi BNSP, terdapat lima posisi yang dibuka, yakni:

  1. Desain Grafis: 1 orang.
  2. Data Analyst: 1 orang.
  3. Analis Perencana: 1 orang.
  4. Arsiparis: 1 orang.
  5. Data Science: 2 orang.

Pendaftaran program pemagangan ini dilakukan secara daring melalui platform resmi Maganghub Kemnaker di laman maganghub.kemnaker.go.id.

BNSP turut mengajak para lulusan perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut dan melakukan pendaftaran.

"Ayo tunggu apalagi. daftarkan diri Anda sekarang juga. Info lebih lanjut kunjungi laman maganghub.kemnaker.go.id," tulis BNSP dalam akunnya, dikutip Selasa 3 November 2026.

Program pemagangan gelombang 3 Tahun 2026 ini menjadi salah satu peluang bagi lulusan perguruan tinggi untuk mengembangkan keterampilan, memperluas pengalaman profesional, serta mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Bagi calon peserta yang berminat, informasi lebih lanjut mengenai lowongan, persyaratan, dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi Maganghub Kemnaker. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid