Survei Poltracking Terbaru: Berapa Elektabilitas Partai yang Berpotensi Lolos Parlemen?

Senin, 19 Oktober 2026 20:43 WIB
Ilustrasi: Bendera Partai Politik (Parpol). (IDNVoice/Istimewa)
Ilustrasi: Bendera Partai Politik (Parpol). (IDNVoice/Istimewa)

IDNVoice.com – Persaingan partai politik untuk memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali menjadi sorotan setelah Poltracking Indonesia merilis survei nasional elektabilitas partai politik periode 30 September hingga 7 Oktober 2026.

Dalam survei tersebut, enam partai mencatat elektabilitas di atas 4%, yakni Gerindra, PDIP, Golkar, PKB, PKS, dan Demokrat. Sementara itu, Partai NasDem berada di posisi berikutnya dengan elektabilitas 3,9%, hanya terpaut 0,1 poin persentase dari ambang batas 4% yang menjadi acuan dalam simulasi tersebut.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, mengatakan sejumlah partai berpotensi kembali masuk parlemen apabila ambang batas parlemen tetap berada di angka 4%.

"Ini kalau dilihat datanya NasDem, Demokrat, PKS, PKB, Golkar, PDIP dan Geindra berpotensi besar lolos di parlemen kalau angkanya tetap di 4% karena angka mereka ada di 4% atau lebih," ujar Hanta dalam pemaparan survei yang ditayangkan melalui YouTube Poltracking Indonesia pada Senin, 19 Oktober 2026.

Berdasarkan hasil survei, Gerindra menempati posisi teratas dengan elektabilitas 22,9%, disusul PDIP sebesar 13,4% dan Golkar 9,1%. PKB memperoleh 7,1%, PKS 5,8%, serta Demokrat 5,4%.

NasDem yang meraih 3,9% menjadi salah satu partai yang patut dicermati karena posisinya sangat dekat dengan ambang batas parlemen dalam simulasi tersebut.

Sementara itu, PSI mencatat elektabilitas 2,9%, PAN 2,2%, dan PPP 1,6%. Partai-partai lain, seperti Perindo, Gelora, Hanura, Partai Ummat, PBB, Garuda, PKN, dan Partai Buruh, memperoleh elektabilitas di bawah 1%.

Di sisi lain, sebanyak 24,2% responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab. Besarnya kelompok ini memperlihatkan bahwa preferensi sebagian pemilih belum teridentifikasi secara pasti dalam survei.

Hasil survei tersebut perlu dibaca sebagai potret elektabilitas pada saat penelitian dilakukan. Posisi partai dapat berubah mengikuti dinamika politik, strategi kampanye, figur yang diusung, serta perkembangan kebijakan mengenai ketentuan pemilu.

Berikut hasil lengkap survei elektabilitas partai politik Poltracking Indonesia:

  1. Gerindra (22,9%) 
  2. PDIP (13,4%) 
  3. Golkar (9,1%)
  4. PKB (7,1%)
  5. PKS (5,8%) 
  6. Demokrat (5,4%)
  7. NasDem (3,9%)
  8. PSI (2,9%)
  9. PAN (2,2%) 
  10. PPP (1,6%)
  11. Perindo (0,5%)
  12. Gelora (0,3℅)
  13. Hanura (0,2%)
  14. Partai Ummat (0,1%)
  15. PBB (0,1%) 
  16. Garuda (0,1%)
  17. PKN (0,1%)
  18. Partai Buruh (0,1%)
  19. Tidak tahu/tidak menjawab (24,2%)

Survei Poltracking dilakukan pada 30 September hingga 7 Oktober 2026 dengan metode multistage random sampling. Sebanyak 1.220 warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih diwawancarai secara tatap muka.

Poltracking menyebut margin of error sebesar kurang lebih 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95%. Karena itu, angka elektabilitas merupakan estimasi berdasarkan sampel, bukan jaminan bahwa partai-partai tersebut akan memperoleh hasil serupa dalam pemilu. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid