Indonesia-Mesir Sepakat Perkuat Kerja Sama Maritim, Berantas Penangkapan Ikan Ilegal

Minggu, 11 Oktober 2026 17:56 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu, 11 Oktober 2026. (IDNVoice/BPMI Setpres)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral bersama Presiden Republik Arab Mesir, Abdel Fattah El-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta pada Minggu, 11 Oktober 2026. (IDNVoice/BPMI Setpres)

IDNVoice.com – Pemerintah Indonesia dan Mesir sepakat memperkuat kerja sama di bidang kelautan dan perikanan, termasuk memberantas penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) serta melestarikan sumber daya laut. Kesepakatan tersebut diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman dalam pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat pertukaran pengetahuan dan keahlian kedua negara di sektor maritim.

"Di bidang kelautan dan perikanan kami sepakat untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, konservasi sumber daya laut, pemberantasan illegal fishing serta pertukaran pengetahuan dan keahlian," tutur Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Presiden el-Sisi pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Kesepakatan ini menjadi salah satu bentuk konkret penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Mesir. Hubungan kedua negara sebelumnya ditingkatkan menjadi kemitraan strategis setelah kunjungan Presiden Prabowo ke Mesir pada April 2025.

Selain sektor kelautan dan perikanan, kedua negara juga menandatangani nota kesepahaman di bidang diplomatik. Kesepakatan tersebut mencakup Rencana Aksi Kemitraan Strategis serta pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, paspor dinas, dan paspor khusus.

Pertemuan bilateral itu turut membahas peluang memperluas kerja sama politik melalui optimalisasi mekanisme bilateral yang telah terjalin. Di bidang ekonomi, kedua negara membahas kesepakatan kerja sama yang dapat membuka akses pasar lebih luas serta pembentukan dana investasi bersama.

Prabowo juga mengapresiasi pembahasan mengenai peningkatan kolaborasi di bidang pendidikan dan pertahanan. Kedua negara turut menegaskan kesepakatan untuk terus mendukung kemerdekaan Palestina.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa berbagai kesepakatan tersebut mencerminkan komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan strategis dan memperluas bidang kerja sama yang saling menguntungkan.

"Kesepakatan-kesepakatan ini merupakan wujud komitmen bersama untuk terus memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Mesir," tutur Prabowo Subianto.

Melalui kesepakatan tersebut, Indonesia dan Mesir diharapkan dapat memperkuat kolaborasi di berbagai sektor, mulai dari perlindungan sumber daya laut hingga diplomasi, perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertahanan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid