BGN Siapkan Sidang Etik Koordinator Wilayah Purwakarta Terkait Dugaan Penganiayaan di KPPG Bogor

Minggu, 18 Oktober 2026 21:04 WIB
Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Tysa Novenny. (IDNVoice/BGN)
Juru Bicara Badan Gizi Nasional (BGN), Tysa Novenny. (IDNVoice/BGN)

IDNVoice.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menyikapi dugaan penganiayaan di lingkungan Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Jawa Barat. BGN telah melakukan investigasi dan menyiapkan penegakan disiplin terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa yang terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Kasus ini menjadi sorotan setelah video amatir yang memperlihatkan dugaan kekerasan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pria dalam posisi tiarap dicambuk menggunakan benda yang diduga berupa selang.

Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, menyampaikan bahwa pihaknya menaruh perhatian serius terhadap peristiwa tersebut. Investigasi dilakukan untuk menelusuri kronologi dan fakta-fakta kejadian sekaligus memastikan tindak lanjut berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

"BGN menaruh perhatian serius terhadap peristiwa yang terjadi di lingkungan KPPG Bogor. Kami telah melakukan investigasi untuk mendalami kronologi dan fakta-fakta terkait. Setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus ditangani secara serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Tysa pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Laporan terkait peristiwa tersebut juga mencatat bahwa Kepala KPPG Bogor dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) berada di lingkungan kantor ketika perselisihan terjadi. Pihak KPPG kemudian berupaya melerai dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan tidak dapat dibenarkan, termasuk di lingkungan kerja.

BGN menegaskan, penanganan perkara dilakukan dengan mempertimbangkan fakta yang diperoleh melalui investigasi serta proses yang sedang berjalan. Informasi mengenai kejadian tersebut juga perlu disampaikan secara cermat agar tidak mendahului hasil pemeriksaan maupun proses penanganan oleh pihak berwenang.

Langkah penanganan internal juga dilakukan oleh Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) BGN. Kepala Biro SDMO BGN, Rahman, menyampaikan bahwa pihaknya mengambil langkah kepegawaian terhadap pihak-pihak yang terkait dengan peristiwa tersebut.

Salah satu langkah yang disiapkan berkaitan dengan status terduga pelaku berinisial GD, yang diketahui menjabat sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Purwakarta.

"Sebagai tindak lanjut atas hasil investigasi, posisi yang bersangkutan sebagai koordinator wilayah Purwakarta akan ditangani melalui sidang etik kepegawaian di Biro SDMO BGN Pusat sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Rahman.

Ia menegaskan bahwa penanganan internal dilakukan untuk memastikan setiap dugaan pelanggaran ditindaklanjuti secara proporsional dan berdasarkan hasil pemeriksaan.

BGN juga menegaskan bahwa setiap personel yang terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib menjaga profesionalisme, mematuhi ketentuan kepegawaian, serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas.

Perselisihan antarindividu, menurut BGN, tidak boleh diselesaikan melalui tindakan kekerasan, terlebih di lingkungan kerja yang seharusnya menjunjung tinggi profesionalisme dan disiplin.

Kasus dugaan penganiayaan di KPPG Bogor kini menjadi perhatian BGN. Hasil investigasi dan proses sidang etik kepegawaian akan menjadi bagian penting dalam menentukan tindak lanjut terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid