IDNVoice.com - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Indosat Tbk terkait transformasi digital. Kerja sama tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Rabu.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis Muhammadiyah dalam mempercepat digitalisasi di lingkungan persyarikatan, termasuk Perguruan Tinggi Muhammadiyah `Aisyiyah (PTMA) dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengapresiasi langkah PT Indosat dalam merealisasikan kerja sama tersebut. Menurutnya, penandatanganan MoU merupakan tindak lanjut dari silaturahmi sebelumnya antara jajaran pimpinan PT Indosat dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
"Kami berharap perkembangan digitalisasi yang dilakukan Muhammadiyah melalui beberapa instrumen akan bisa lebih mudah, cepat dan mengalami akselerasi setelah kerjasama dengan Indosat," ujar Haedar pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Ia mengatakan, program digitalisasi dan pengembangan artificial intelligence (AI) di lingkungan PTMA dan AUM telah berkembang secara masif.
"Maka dengan kerjasama ini, program-program tersebut diharap dapat mendapat perluasan dan sayap yang lebih kokoh dalam perkembangannya," katanya.
Director and Chief Business Officer PT Indosat Tbk, Muhammad Buldansyah, mengatakan kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah kebaikan yang memberikan manfaat luas bagi umat, Muhammadiyah, Indosat, hingga bangsa Indonesia.
"Mudah-mudahan langkah ini diberkahi dan dapat membawa kebaikan bagi umat dan seluruh pihak. Baik bagi Indosat, Muhammadiyah maupun bangsa dan warga indonesia," ujarnya.
Buldansyah mengaku merasa terhormat dapat menjalin kerja sama dengan Muhammadiyah. Ia menilai Muhammadiyah sebagai organisasi Islam besar di Indonesia yang memiliki kiprah luas di berbagai bidang.
Menurutnya, Muhammadiyah juga memiliki banyak Amal Usaha yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, bahkan hingga luar negeri.
Karena itu, Buldansyah menilai kerja sama tersebut sejalan dengan visi Muhammadiyah dalam membangun ekosistem yang berbasis transformasi digital.
Ia menyebut penandatanganan MoU ini sebagai langkah awal dari kemitraan jangka panjang antara Indosat dan Muhammadiyah.
"Dulu Indosat hanya menghubungkan masyarakat dengan jaringan telekomunikasi. Sedangkan sekarang kami tentunya juga ingin mengarah kepada pemberdayaan masyarakat," tuturnya.
Buldansyah menegaskan komitmen Indosat untuk menjadi mitra teknologi Muhammadiyah dalam menghadirkan infrastruktur digital serta revolusi Information and Communication Technology (ICT).
Dukungan tersebut mencakup upaya mengintegrasikan anggota, jaringan AUM, serta seluruh institusi Muhammadiyah ke dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung.
"Hal ini termasuk dalam integrasi anggota, jaringan AUM dan seluruh institusi Muhammadiyah dalam satu ekosistem yang terhubung," ujarnya.
Buldansyah menjelaskan, Indosat tidak hanya bergerak sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga menghadirkan berbagai solusi digital. Layanan tersebut meliputi infrastruktur teknologi informasi, keamanan digital, konektivitas, aplikasi, layanan cloud, serta data dan analitik.
Dengan kompetensi tersebut, ia optimistis Indosat dapat membantu Muhammadiyah memperkuat transformasi digital di seluruh jaringan persyarikatan.
"Saya yakin, apa yang sudah kami terapkan di Indosat sendiri, akan bisa diterapkan juga di Muhammadiyah, dan memberikan dampak yang luar biasa yang bisa dirasakan seluruh jaringan Muhammadiyah," pungkasnya.
Kerja sama Muhammadiyah dan Indosat ini diharapkan tidak hanya mempercepat adopsi teknologi, tetapi juga memperkuat konektivitas antar-institusi serta membuka ruang pengembangan AI dan berbagai inovasi digital di lingkungan persyarikatan. [DR]