Prabowo Terima Kartanu dari PBNU Saat Tutup Muktamar ke-35 NU

Senin, 31 Agustus 2026 13:43 WIB
Tangkapan layar: Presiden Prabowo Subianto memperlihatkan kartu tanda anggota NU dalam penutupan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (IDNVoice/YouTube-Sekretariat Presiden)
Tangkapan layar: Presiden Prabowo Subianto memperlihatkan kartu tanda anggota NU dalam penutupan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (IDNVoice/YouTube-Sekretariat Presiden)

IDNVoice.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam acara penutupan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin.

Kartu anggota tersebut diserahkan langsung oleh Rais Aam PBNU masa khidmah 2026-2031, K.H. Miftahul Akhyar, bersama Ketua Umum PBNU masa khidmah 2026-2031, K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin.

Momen penyerahan Kartanu itu menjadi salah satu perhatian dalam penutupan Muktamar ke-35 NU. Sebab, sebelumnya Prabowo sempat mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan kartu anggota NU ketika menghadiri pembukaan muktamar pada Jumat, 27 Agustus 2026.

Saat membuka sambutan dalam acara penutupan, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih sekaligus kehormatannya dapat kembali hadir dalam rangkaian muktamar.

"Ini kehormatan besar bagi saya untuk diundang kedua kali," kata Presiden Prabowo saat menutup Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Senin, 31 Agustus 2206.

Keinginan Prabowo mendapatkan Kartanu sebelumnya disampaikan secara langsung di hadapan peserta pembukaan Muktamar ke-35 NU. Kala itu, Prabowo mengaku telah lama meminta kartu anggota NU kepada Ketua Umum PBNU periode sebelumnya, K.H. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

Dengan nada berseloroh, Prabowo bahkan mengaitkan kepemilikan kartu anggota NU tersebut dengan kehadirannya pada acara penutupan muktamar.

"Hanya Gus Yahya, aku dari dulu minta kartu NU. Jadi, masih utang sama saya, ya. Kalau bisa sebelum penutupan muktamar lah. Kalau penutupan tanggal 31, benar ya? Kalau ada kartu anggota, aku datang lagi tanggal 31," kata Prabowo seraya tersenyum.

Ucapan tersebut akhirnya terealisasi. Pada penutupan Muktamar ke-35 NU, Prabowo menerima Kartanu secara langsung dari kepengurusan PBNU baru yang telah ditetapkan untuk masa khidmah 2026-2031.

Penyerahan kartu itu sekaligus menjadi momen simbolis dalam penutupan muktamar yang menetapkan Miftahul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode 2026-2031. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid