Gempa M7,7 NTT Tewaskan 38 Orang, BNPB: 2.000 Warga Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 16:52 WIB
Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere. (IDNVoice/SAR Maumere)
Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere. (IDNVoice/SAR Maumere)

IDNVoice.com - Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus bertambah. Hingga Sabtu (15 Agustus 2026) pukul 15.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 38 orang meninggal dunia.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan data tersebut merupakan hasil pemutakhiran hingga sore hari. Jumlah korban meninggal meningkat dari data sebelumnya seiring proses pendataan dan evakuasi di lapangan.

"Korban jiwa sampai dengan pukul 15.00 hari ini terdata ada 38 jiwa yang meninggal dunia," kata Suharyanto dalam konferensi pers daring di Jakarta pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Selain korban meninggal dunia, BNPB mencatat dua orang mengalami luka berat dan 11 orang lainnya luka ringan. Sekitar 2.000 warga juga melakukan pengungsian secara mandiri setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.

Jalan Longsor, Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa juga menyebabkan kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah. BNPB mencatat beberapa ruas jalan mengalami longsor, sementara puluhan rumah warga mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat.

Kerusakan juga terjadi pada fasilitas kesehatan. Satu rumah sakit di Maumere dilaporkan terdampak, sementara sejumlah puskesmas mengalami kerusakan.

"Bapak Menteri Kesehatan juga menginformasikan bahwa banyak puskesmas yang rusak, hanya satu rumah sakit yang rusak, yaitu di Maumere," kata Suharyanto.

Selain fasilitas kesehatan, sektor transportasi juga terdampak. BNPB mencatat lima bandara mengalami kerusakan pada bagian gedung terminal.

"Ada 5 bandara yang terdampak, tetapi bukan runaway. Yang terdampak rusak, apakah nanti masuk rusak ringan, rusak sedang atau rusak berat itu di gedung terminal ada 5," katanya.

Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Reo dan Pelabuhan Maumere.

Gempa Picu Peringatan Tsunami

Gempa M7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo pada Sabtu dini hari. Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah NTT dan daerah sekitarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa utama terjadi.

Namun, peringatan tersebut kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB.

Meski peringatan tsunami telah berakhir, proses penanganan dampak gempa masih berlangsung. Pemerintah bersama BNPB dan instansi terkait terus melakukan pendataan korban, kerusakan bangunan, serta penanganan warga yang mengungsi.

Meningkatnya jumlah korban dan luasnya kerusakan membuat penanganan pascagempa menjadi prioritas, terutama memastikan kebutuhan dasar warga terdampak serta akses menuju wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur tetap terbuka. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid