Enam Tahun Menyeberangi Sungai, Warga Papua Barat Curhat ke Prabowo Kini Punya Jembatan

Kamis, 13 Agustus 2026 16:53 WIB
Tangkapan layar: Warga Papua Barat menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD, yang dilakukan secara daring dari Istana Negara Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026. (IDNVoice/YouTube-Sekretariat Presiden)
Tangkapan layar: Warga Papua Barat menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD, yang dilakukan secara daring dari Istana Negara Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026. (IDNVoice/YouTube-Sekretariat Presiden)

IDNVoice.com - Perjuangan warga Kampung Uduwey, Papua Barat, menyeberangi sungai selama bertahun-tahun akhirnya berakhir setelah jembatan yang dibangun TNI Angkatan Darat hadir di wilayah tersebut.

Kisah perjuangan itu disampaikan Tokoh Agama Kampung Uduwey, Rumerus, saat berdialog secara daring dengan Presiden Prabowo Subianto dalam acara peresmian 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD yang digelar dari Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam dialog tersebut, Rumerus menceritakan bagaimana warga Kampung Uduwey harus menghadapi kondisi sungai selama enam tahun sebelum jembatan dibangun.

"Kami melewati sungai ini selama 6 tahun. Mungkin Bapak bisa rasakan apa yang kami rasakan," kata Rumerus pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Anak Sekolah Harus Lepas Sepatu

Selama bertahun-tahun, sungai menjadi salah satu penghambat aktivitas masyarakat. Warga, termasuk anak-anak sekolah, harus meniti jalan menurun dan melepas sepatu setiap kali hendak menyeberangi sungai.

Kondisi tersebut semakin sulit ketika hujan deras mengguyur wilayah Kampung Uduwey. Aktivitas masyarakat pun terpaksa berhenti karena sungai sulit dilintasi.

"Maka kalau hujan lebat kami berada di kampung, kami tidak beraktivitas," ujarnya.

Kini, keberadaan jembatan tersebut membawa perubahan besar bagi sekitar 70 keluarga di Kampung Uduwey. Akses pendidikan anak-anak menjadi lebih lancar, sementara aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari juga semakin mudah.

Rumerus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, serta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, pembangunan yang dilakukan TNI hingga bekerja siang dan malam menjadi wujud nyata kehadiran negara untuk masyarakat di Papua Barat.

Pulau Raas Dapat Lima Sumur Bor

Dalam kesempatan yang sama, kabar baik juga datang dari masyarakat Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Perwakilan masyarakat setempat menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan pembangunan lima titik sumur bor.

Bantuan tersebut dinilai sangat penting bagi masyarakat Pulau Raas yang menghadapi keterbatasan akses air bersih. Kondisi geografis wilayah yang cukup terisolasi membuat masyarakat harus menempuh perjalanan sekitar enam jam pelayaran dari pusat kabupaten.

"Dan kami sampaikan terima kasih banyak kami jajaran Forpimka, kepala desa, seluruh kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden karena sudah membangunkan sumur bor lima titik di kecamatan kami," katanya.

Pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur dasar bagi masyarakat di wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid