Iran Dikabarkan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol, Kesepakatan dengan AS Masih Dinantikan

Minggu, 14 Juni 2026 14:53 WIB
Ilustrasi: Selat Hormuz. (IDNVoice/Reuters)
Ilustrasi: Selat Hormuz. (IDNVoice/Reuters)

IDNVoice.com – Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran dan distribusi energi paling strategis di dunia, kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan mengenai potensi kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat terkait pengelolaan jalur laut tersebut.

Media Amerika Serikat, Fox News, mengklaim Iran telah menyepakati untuk tidak memungut biaya dari kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz sebagai bagian dari penyelesaian isu dengan Washington. Informasi tersebut diperoleh dari sumber yang tidak disebutkan identitasnya.

Menurut laporan itu, Iran disebut akan membuka akses pelayaran di selat strategis tersebut tanpa memberlakukan biaya tol bagi kapal yang melintas.

Fox News juga mengutip seorang pejabat senior pemerintahan AS yang menyatakan bahwa apabila kesepakatan tersebut resmi ditandatangani, Amerika Serikat akan mencabut blokade yang berlaku bersamaan dengan dibukanya Selat Hormuz oleh Iran. Setelah itu, tahap berikutnya yang akan dilakukan adalah operasi pembersihan ranjau di kawasan tersebut.

Meski demikian, pemerintah Iran memberikan penjelasan berbeda terkait isu tersebut. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan Iran dan Oman dalam waktu dekat akan mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz.

Araghchi menegaskan bahwa tidak ada perundingan yang membahas pengenaan biaya tol bagi kapal yang melintas. Namun, ia menyebut kemungkinan adanya biaya untuk layanan tertentu yang diberikan kepada pengguna jalur pelayaran tersebut.

Pernyataan itu menunjukkan masih adanya perbedaan informasi mengenai detail kesepakatan yang disebut-sebut tengah dibahas. Hingga kini, baik Iran maupun Amerika Serikat belum mengumumkan secara resmi isi final dari kesepakatan tersebut.

Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia karena menjadi pintu keluar utama ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk. Setiap perkembangan terkait keamanan dan pengelolaan selat tersebut selalu menjadi perhatian komunitas internasional karena berpengaruh langsung terhadap stabilitas perdagangan dan pasar energi global. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid