IDNVoice.com - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi masyarakat dari keluarga ekonomi lemah, termasuk di Papua.
AHY menyebut program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap memperoleh akses pendidikan yang baik dan berkualitas.
"Sekolah Rakyat merupakan program yang amat penting dan mendasar untuk masyarakat kita yang kurang mampu atau ekonomi lemah, khususnya yang ada di Papua," katanya di Jayapura usai meninjau Sekolah Rakyat di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Papua pada Jumat, 18 September 2026.
Menurut AHY, Sekolah Rakyat merupakan program yang didedikasikan Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan di seluruh Indonesia.
"Pendidikan itu sangat mendasar, ketika keluarga kurang mampu tidak memiliki kapasitas menyekolahkan putra-putrinya, maka negara atau pemerintah harus hadir untuk memberikan solusi terkiat permasalahan tersebut," ujarnya.
Ia menegaskan setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas.
"Tagline Sekolah Rakyat adalah Cerdas Bersama, Tumbuh Setara. Ketika kita ingin memajukan negeri, memajukan Papua, maka yang pertama dan utama yang harus dibangun adalah Sumber Daya Manusia (SDM)," katanya.
Menurut AHY, pembangunan SDM menjadi semakin penting bagi Papua yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah.
AHY mengatakan kekayaan sumber daya alam Papua harus diimbangi dengan kualitas SDM agar dapat dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat.
"Sumber daya alam yang kaya terlalu bermakna ketika tidak bisa dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat, saudara-saudara kita semua," ujarnya.
Karena itu, pemerintah mendorong pendidikan sebagai fondasi utama dalam menyiapkan generasi Papua agar mampu mengelola potensi daerahnya pada masa mendatang.
AHY menjelaskan pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi pekerjaan utama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Sosial (Kemensos) dilakukan dalam dua tahap.
"Tahap pertama adalah Sekolah Rakyat yang sifatnya sementara seperti yang ada di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Jayapura. Untuk di Provinsi Papua kami sedang menyiapkan Sekolah Rakyat yang terintegrasi, artinya jauh lebih luas, jauh lebih lengkap, mulai SD, SMP dan SMA dalam satu kawasan," kata Menko AHY.
Sekolah Rakyat terintegrasi tersebut diharapkan memberikan akses pendidikan yang lebih lengkap bagi masyarakat kurang mampu di Papua, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas SDM di wilayah tersebut. [DR]