315 Bendahara KDKMP di Lamongan Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

Minggu, 18 Oktober 2026 21:09 WIB
Foto bersama pembukaan pelatihan dan sertifikasi peningkatan kemampuan bendahara KDKMP oleh Diskoperindag Lamongan. (IDNVoice/RRI)
Foto bersama pembukaan pelatihan dan sertifikasi peningkatan kemampuan bendahara KDKMP oleh Diskoperindag Lamongan. (IDNVoice/RRI)

IDNVoice.com – Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pelatihan dan sertifikasi bendahara. Sebanyak 315 bendahara KDKMP mengikuti kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan administrasi, keuangan, dan organisasi koperasi.

Pelatihan yang didanai melalui dana dekonsentrasi Tahun Anggaran 2026 itu digelar di Hall Hotel Mahkota Lamongan, Sabtu, dengan peserta berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lamongan, Anang Taufik, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kompetensi bendahara agar operasional koperasi berjalan lebih profesional.

"Ini memang program dari pemerintah pusat terkait pelatihan dan sertifikasi peningkatan kemampuan bendahara KDKMP. Sasarannya 315 KDKMP di Lamongan, dengan waktu pelatihan selama empat malam tiga hari," ujarnya pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Menurut Anang, bendahara memiliki peran penting dalam memastikan pengelolaan keuangan koperasi berlangsung tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, peningkatan kompetensi pengelola menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan KDKMP.

Dalam pelatihan tersebut, peserta memperoleh materi pengelolaan keuangan, akuntansi, manajemen organisasi, komunikasi, serta keterampilan pendukung pekerjaan.

Kehadiran fasilitator dan narasumber profesional diharapkan membantu peserta memahami sekaligus menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan koperasi di wilayah masing-masing.

"Kita berharap pengelolaan KDKMP di Lamongan, terutama dari sisi kemampuan sumber daya manusianya, semakin meningkat. Ke depan, kegiatan serupa juga diharapkan dapat dilaksanakan untuk SDM lainnya yang membutuhkan peningkatan skill," kata Anang.

Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM harus berjalan beriringan dengan penguatan kelembagaan dan tata kelola koperasi. Dengan demikian, KDKMP tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi juga mampu berkembang menjadi koperasi yang sehat dan profesional.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, Pemkab Lamongan berharap para bendahara semakin kompeten dalam mengelola keuangan dan organisasi, sehingga KDKMP dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat desa serta tumbuh secara berkelanjutan. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid