Kemnaker Dorong Peserta MagangHub Manfaatkan SIAPkerja untuk Lanjutkan Karier

Jum'at, 04 September 2026 16:12 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan program Magang Nasional (MagangHub) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung pada Kamis, 3 September 2026. (IDNVoice/Kemnaker)
Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan program Magang Nasional (MagangHub) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung pada Kamis, 3 September 2026. (IDNVoice/Kemnaker)

IDNVoice.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong peserta Magang Nasional atau MagangHub memanfaatkan platform SIAPkerja sebagai pintu masuk untuk melanjutkan pengembangan kompetensi hingga terhubung dengan kesempatan kerja.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan SIAPkerja merupakan ekosistem layanan ketenagakerjaan yang menyediakan beragam akses bagi masyarakat, mulai dari pelatihan dan sertifikasi hingga informasi serta kesempatan kerja.

Menurut Cris, pemanfaatan SIAPkerja diharapkan dapat membantu peserta melanjutkan proses pengembangan diri setelah mengikuti program penunjang seperti Magang Nasional.

"Dengan demikian, pengalaman selama pemagangan dapat menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang menuju kesiapan dan kemandirian dalam memasuki pasar kerja," kata dia dalam keterangannya pada Jumat, 4 September 2026.

Magang Tak Berhenti pada Peningkatan Keterampilan

Cris menegaskan Kemnaker terus mendorong agar program ketenagakerjaan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan. Program tersebut juga perlu membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk mendapatkan pengalaman kerja sekaligus terhubung dengan peluang pekerjaan.

"Karena penguasaan kompetensi perlu disertai pengalaman, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman terhadap lingkungan kerja agar lulusan lebih siap menghadapi dinamika pasar kerja," ujar dia.

Ia menjelaskan Magang Nasional menjadi salah satu sarana penting bagi lulusan baru untuk menjembatani pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.

"Melalui pengalaman langsung di tempat kerja, peserta dapat memahami proses kerja sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri," kata Cris.

Selain mempraktikkan kompetensi, peserta Magang Nasional juga mendapat kesempatan membangun kemampuan beradaptasi, bekerja dalam tim, berkomunikasi, serta memahami budaya dan disiplin kerja.

"Jadi melalui MagangHub, Kemnaker berupaya memperluas akses kesempatan pemagangan bagi lulusan baru agar semakin banyak pencari kerja memiliki pengalaman sebelum memasuki dunia kerja secara penuh," kata dia.

Lapas Sukamiskin Jadi Lokasi Magang

Program MagangHub juga menjangkau lingkungan pemasyarakatan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, menjadi salah satu lokasi magang yang ditinjau Kemnaker baru-baru ini.

Pelaksanaan MagangHub di Lapas Sukamiskin diikuti 16 peserta. Selain itu, sosialisasi mengenai SIAPKerja turut diberikan kepada peserta MagangHub di sejumlah lapas lainnya.

Rinciannya, sebanyak 16 peserta berasal dari Lapas Banceuy, 17 peserta dari Lapas Kelas II Perempuan, serta 16 peserta dari Lapas Kelas II Narkotika.

Kemnaker menilai keterhubungan antara pengalaman pemagangan, pengembangan kompetensi, dan akses layanan ketenagakerjaan melalui SIAPkerja menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan baru menghadapi pasar kerja. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid