IDNVoice.com - Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dari Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Keerom mewakili Provinsi Papua dalam magang nasional yang dipusatkan di Koperasi Pondok Pesantren Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur, pada 23–31 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 54 pengurus KDKMP yang merupakan perwakilan dari 31 provinsi. Program magang nasional ini menjadi kesempatan bagi para pengurus untuk memperkuat kemampuan pengelolaan koperasi, mulai dari keuangan hingga pengembangan unit usaha.
Kabid Kelembagaan dan Pengawasan pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Biak Numfor Oridek Edwin Rumbewas mengatakan salah satu peserta dari Papua berasal dari KDKMP Karuiderik, Distrik Warsa.
KDKMP Karuiderik merupakan satu dari tiga KDKMP di Kabupaten Biak Numfor yang saat ini tengah dibangun gerai. Dua lainnya yakni KDKMP Kampung Warsansan dan KDKMP Kampung Yopdi di Distrik Biak Utara.
Menurut Oridek, pemilihan peserta magang dilakukan berdasarkan penilaian langsung dari Kementerian Koperasi.
Oridek menjelaskan peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, tetapi juga mengikuti praktik pengelolaan koperasi dan unit usaha.
"Peserta magang menerima materi kelas selama satu hari dan selanjutnya praktik yang dilakukan, pelatihan ini lebih mengarah ke pengelolaan keuangan koperasi dan strategis permodalan, peserta diharapkan mampu melaksanakan proposal bisnis dan evaluasi di lini suaham, selanjutnya pengurus diharapkan mampu melakukan tata kelola koperasi yang modern yang professional, produktif dan berkelanjutan, selain itu pengurus juga diharapkan mampu mengeloal manajemen mitigasi resiko serta praktek yang langsung pada unit usaha ril yang akan dikelola oleh koperasi-koperasi tersebut," ujar Oridek pada Rabu, 2 September 2026.
Ia mengatakan materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengurus KDKMP agar mampu menjalankan koperasi secara profesional dan berkelanjutan.
Selain memahami tata kelola keuangan dan strategi permodalan, peserta juga diarahkan mampu menyusun proposal bisnis, melakukan evaluasi usaha, serta mengantisipasi berbagai risiko dalam menjalankan unit usaha koperasi.
Dengan bekal tersebut, pengurus KDKMP di Papua diharapkan dapat menerapkan hasil magang ketika kembali ke daerah dan mengembangkan unit usaha yang sesuai dengan potensi masing-masing kampung.
Program peningkatan kapasitas pengurus KDKMP juga akan dilanjutkan melalui magang nasional berikutnya yang direncanakan berlangsung di Bandung, Jawa Barat.
Oridek mengatakan kegiatan tersebut akan memiliki fokus yang berbeda, khususnya berkaitan dengan sektor pertanian sebagai salah satu unit usaha yang dapat dikembangkan koperasi.
"Rencananya akan ada lagi magang nasional yang digelar di Bandung dan berhubungan dengan pertanian terkait unit usahanya, untuk itu kami masih menunggu jadwal," ujarnya.
Magang berkelanjutan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan pengurus KDKMP dalam mengembangkan unit usaha berbasis potensi lokal, sehingga koperasi tidak hanya terbentuk secara kelembagaan, tetapi juga mampu tumbuh sebagai penggerak ekonomi masyarakat kampung. [DR]