Paspampres Asah Kemampuan Hadapi Ancaman Bom dan Drone demi Lindungi Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 10:16 WIB
Personel Paspamres melakukan latihan pengamanan tamu negara menggunakan Ballistic Blanket di Markas Komando Paspampres, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 23 Juli 2026. (IDNVoice/PPID Paspampres)
Personel Paspamres melakukan latihan pengamanan tamu negara menggunakan Ballistic Blanket di Markas Komando Paspampres, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 23 Juli 2026. (IDNVoice/PPID Paspampres)

IDNVoice.com - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menggelar latihan khusus untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam melindungi Presiden dari berbagai ancaman fisik, mulai dari serangan bom hingga pesawat nirawak (drone) yang berpotensi digunakan sebagai senjata.

Latihan yang berlangsung di Markas Komando Paspampres, Jakarta Pusat, Kamis (23 Juli 2026), itu menggunakan sejumlah perlengkapan khusus, yakni Bomb Blanket, Anti-Drone, dan Ballistic Blanket sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas pengamanan VVIP.

Komandan Paspampres Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha mengatakan latihan tersebut dirancang untuk memastikan setiap personel mampu menghadapi berbagai skenario ancaman dengan perlengkapan yang sesuai standar operasional.

"Pada latihan penggunaan Ballistic Blanket, para prajurit menguji perlengkapan khusus pelindung peluru dalam menahan tembakan guna mendukung pelaksanaan tugas Pengamanan VVIP," kata Edwin dikutip dari Antara pada Jumat, 24 Juli 2026.

Selain itu, Paspampres juga menggelar latihan penggunaan sistem Anti-Drone guna mengasah kemampuan prajurit dalam mendeteksi dan melumpuhkan pesawat nirawak yang dinilai berpotensi menyerang menggunakan bahan peledak maupun proyektil.

"Sedangkan untuk materi Bomb Blanket, prajurit berlatih menggunakan perlengkapan tertentu sebagai pelindung terakhir bagi VVIP dengan menjadikan tubuh sendiri sebagai perisai hidup untuk meredam dampak ledakan," ujarnya.

Edwin menjelaskan seluruh rangkaian latihan berlangsung aman dan lancar karena dilaksanakan sesuai standar keamanan yang berlaku. Menurut dia, latihan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala agar kemampuan personel Paspampres tetap terjaga dalam menghadapi perkembangan ancaman terhadap kepala negara.

"Ini menjadi bukti kuatnya komitmen kami dalam menjalankan tugas negara," ujar Edwin.

Melalui latihan tersebut, Paspampres menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam memberikan perlindungan maksimal kepada Presiden dan pejabat VVIP dari berbagai bentuk ancaman yang semakin berkembang. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid