Toleransi Jelang Muktamar ke-35 NU, Komunitas Gereja di Jombang Buka Rumah Singgah Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 12:20 WIB
Ilustrasi: Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang, Jawa Timur. (IDNVoice/Direktori Wisata Jombang)
Ilustrasi: Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang, Jawa Timur. (IDNVoice/Direktori Wisata Jombang)

IDNVoice.com - Semangat toleransi antarumat beragama mewarnai persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Menjelang pelaksanaan Muktamar pada 27–31 Agustus 2026, komunitas gereja di Jombang bersama Jaringan NU Kultural (JANUR) menyiapkan rumah singgah gratis bagi tamu yang datang dari berbagai daerah.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi JANUR Jombang dengan Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jombang, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jombang, serta Badan Kerja Sama Antar Gereja (BAMAG) Jombang.

Koordinator JANUR Jombang, Aan Anshori, mengatakan penyediaan tempat menginap gratis tersebut merupakan bentuk dukungan komunitas lintas iman untuk menyukseskan Muktamar NU ke-35.

"Upaya ini merupakan bentuk kontribusi nyata komunitas gereja di Jombang untuk memberikan kemudahan bagi siapa saja yang berkehendak baik menyukseskan Muktamar NU ke-35," kata Aan dalam keterangannya pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Tiga Rumah Singgah Disiapkan

Panitia lintas iman menyediakan tiga lokasi rumah singgah dengan kapasitas dan jarak yang berbeda dari arena Muktamar.

Pertama, Guest House GKJW Jombang di Jalan Adityawarman Nomor 1, kawasan Pasar Pon. Rumah singgah ini memiliki kapasitas hingga 10 orang.

Lokasinya sekitar 500 meter dari Stasiun Jombang dan Alun-alun Jombang, serta sekitar 4–5 kilometer dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum, lokasi utama Muktamar.

Calon tamu yang membutuhkan akomodasi di Guest House GKJW dapat menghubungi Kung Sholeh melalui nomor 085737350668.

Rumah singgah kedua berada di Guest House Pastori GKI Jombang, Jalan Tugu Gang III, di belakang RSIA Muslimat Jombang. Tempat ini mampu menampung hingga empat orang dan berjarak sekitar tiga kilometer dari arena Muktamar.

Koordinasi pemesanan dapat dilakukan dengan Pdt. Diah K Nuraini melalui nomor 081335299815.

Sementara itu, Guest House BAMAG Jombang di Dusun Weru, Desa Mojongapit, memiliki kapasitas paling besar, yakni hingga 20 orang.

Lokasinya juga menjadi yang paling dekat dengan arena Muktamar, dengan jarak sekitar satu kilometer dari Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Calon tamu yang ingin menggunakan fasilitas tersebut dapat menghubungi Pdt. Kristian Muskanan melalui nomor 085102241588.

Terbuka untuk Semua Latar Belakang

Aan mengatakan ketiga rumah singgah tersebut berada di lokasi yang relatif mudah menjangkau pusat pertokoan, kawasan kuliner, tempat ibadah, hingga akses transportasi umum dan transportasi daring.

Fasilitas ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta resmi Muktamar. Aktivis, jurnalis, peneliti, akademisi, maupun penggembira dari luar daerah juga dipersilakan memanfaatkannya.

Yang menarik, calon tamu tidak dibatasi berdasarkan latar belakang agama.

Bagi masyarakat yang mengalami kendala dalam proses pengajuan akomodasi, Aan Anshori membuka koordinasi langsung melalui nomor 089671597374.

Menurut Aan, kolaborasi antara komunitas NU dan gereja dalam menyambut Muktamar ke-35 menjadi gambaran konkret kehidupan toleransi di Jombang.

"Gerakan bersama ini menjadi cerminan nyata dari semangat kebangsaan yang menegaskan posisi Jombang sebagai Kota Santri sekaligus Kota Toleransi," pungkasnya.

Kolaborasi tersebut menjadi pesan bahwa perhelatan besar keagamaan dapat menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, dan kebersamaan lintas iman. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid