IDNVoice.com - Dua bus pariwisata dan satu mobil jenis sport utility vehicle (SUV) terlibat kecelakaan. Tujuh penumpang dikabarkan mengalami luka ringan setelah bus yang ditumpangi terguling.
Dikutip dari AsiaOne, insiden yang terjadi dekat kawasan Genting, Highlands, Malaysia terekaml kamera dasbor (deshcam). Rekaman tersebut menujukkan sebuah bus kehilangan keseimbangan saat melewati tikungan, lalu terguling dan terjatuh ke sisi jalan.
Bus pariwisata kedua, yang bagian depannya mengalami kerusakan cukup parah, terlihat muncul dari belakang bus yang terguling sebelum menabrak deretan pembatas beton yang memisahkan dua arah lalu lintas. Bus tersebut kemudian berhenti setelah menabrak sebuah tiang lampu.
Di belakang kedua bus itu, sebuah mobil jenis SUV berwarna hitam terlihat berhenti melintang di jalan. Puing-puing kendaraan juga tampak berserakan di kedua lajur jalan.
Asisten Direktur Operasi Departemen Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pahang, Mohd Salahuddin Isa, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut sekitar pukul 17.30 waktu setempat.
Menurut Salahuddin, bus yang terguling itu mengangkut 36 wisatawan berkewarganegaraan Nepal dan dikemudikan oleh seorang sopir lokal, sebagaimana dilaporkan oleh New Straits Times pada Sabtu, 30 Mein2026.
Dari jumlah tersebut, tujuh penumpang mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit di Bentong untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, 34 wisatawan yang berada di bus kedua, termasuk sopir bus warga Malaysia, dilaporkan tidak mengalami cedera.
Tiga warga Malaysia yang berada di dalam SUV saat kecelakaan terjadi juga selamat tanpa mengalami luka. Ia menambahkan, bahwa petugas pemadam kebakaran telah membersihkan puing-puing kendaraan serta tumpahan oli di lokasi kejadian.
Media penyiaran milik pemerintah Malaysia, TV3 Malaysia, melaporkan bahwa situasi berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.17 waktu setempat.
Kepala Kepolisian Distrik Bentong, Zaiham Mohd Kahar, mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan informasi lebih lanjut akan disampaikan kemudian. [DR]