Perkuat Portofolio, LSP Talenta Wirausaha Nusantara Perluas Sertifikasi dengan 26 Skema Baru

Kamis, 28 Mei 2026 07:10 WIB
Full Assessment 26 skema baru di Kantor LSP Talenta Wirausaha Nusantara, Gg. Puntodewo, Gang III, No. 164 D, Jaranan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026. (IDNVoice/Istimewa)
Full Assessment 26 skema baru di Kantor LSP Talenta Wirausaha Nusantara, Gg. Puntodewo, Gang III, No. 164 D, Jaranan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026. (IDNVoice/Istimewa)

IDNVoice.com - Lembaga Sertifikasi Profesi Talenta Wirausaha Nusantara (LSP TWN) resmi memperluas ruang lingkup sertifikasi kompetensinya. Sebanyak 24 skema baru telah mendapatkan Lembar Verifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tertanggal 13 Mei 2026.

Direktur LSP TWN Warsis menjelaskan, selain 24 skema baru, ada dua Skema Nasional yang meliputi Manager dan Bendahara KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).

"Total terdapat 26 skema baru yang kini memperkuat portofolio LSP Pihak Ketiga (P3) ini," kata Warsis dalam keterangan tertulisnya yang diterima IDNVoice pada Kamis, 28 Mei 2026.

Warsis menambahkan, Full Assessment atas seluruh skema tersebut telah dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Kantor LSP TWN, di Gg. Puntodewo, Gang III, No. 164 D, Jaranan, Banguntapan, Bantul, YogyakartaYogyakarta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, penambahan 26 skema ini merupakan langkah strategis LSP Talenta Wirausaha Nusantara dalam menjawab kebutuhan tenaga profesional terstandar di sektor UMKM dan perkoperasian.

"Sektor UMKM dan perkoperasian itu dua pilar utama ekonomi kerakyatan Indonesia," ujar Warsis.

Spektrum skema yang kini dimiliki, tambah Warsis, mencerminkan peta kompetensi yang komprehensif, mulai dari lini terdepan pelayanan seperti Pramuniaga Toko Koperasi, Kasir, dan Teller; berlanjut ke fungsi teknis seperti Analisis Pembiayaan, Juru Survei, dan Penilai Kesehatan Koperasi; hingga level manajerial dan strategis seperti Manager Toko Koperasi, Pengelola Lembaga Inkubator Bisnis, dan Konsultan Pemeringkatan Koperasi.

"Satu-satunya skema Klaster dalam paket ini, Pemasaran Digital (Digital Marketing)," kata Warsis.

Skema Klaster ini, menurutnya, mencerminkan komitmen LSP terhadap transformasi digital ekosistem UMKM dan koperasi Indonesia sebagai respons atas perubahan lanskap bisnis yang semakin terkoneksi secara daring.

Berikut 2 skema nasional dan 24 skema baru yang ditambahkan, baik di bidang koperasi maupun kewirausahaan-UMKM:

  1. Manager KDKMP (Skema Nasional)
  2. Bendahara KDKMP (Skema Nasional)
  3. Konsultan Pendamping UMKM Junior
  4. Konsultan Pendamping UMKM Senior
  5. Konsultan Kemasan UMKM
  6. Konsultan Pemeringkatan Koperasi
  7. Analisis Pembiayaan KSP/USP Koperasi
  8. Customer Service Koperasi
  9. Kasir Toko Koperasi
  10. Juru Survey KSP/USP Koperasi
  11. Kepala Bagian Dana KSP/USP Koperasi
  12. Manager Toko Koperasi
  13. Manager Pengelola Lembaga Pendamping UMKM
  14. Pengelola Keuangan UMKM
  15. Pengelola Lembaga Inkubator Bisnis
  16. Pramuniaga Toko Koperasi
  17. Pendamping Kewirausahaan
  18. Pendamping Startup Industri Tenant IBT Non TIK
  19. Pendamping Startup Industri Tenant IBT TIK
  20. Pengawas Koperasi Ahli Muda
  21. Jenjang 4 Bidang Kewirausahaan Industri
  22. Petugas Pengendalian Intern Koperasi
  23. Penilai Kesehatan Koperasi
  24. Pembina UMKM
  25. Teller
  26. Pemasaran Digital (Skema Klaster)


Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid