IDNVoice.com - Trump saat ini menghadapi tekanan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan menurunkan harga bahan bakar di Amerika Serikat menjelang pemilihan kongres pada November mendatang.
Saat ini, banyak pemilih mulai menunjukkan ketidakpuasan terhadap kenaikan harga energi di bawah kepemimpinan Donald Trump.
Di sisi lain, Trump juga berisiko mendapat kritik dari kelompok garis keras anti-Iran di dalam partainya apabila dianggap terlalu banyak memberikan konsesi kepada Teheran.
Perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari telah menewaskan ribuan orang, terutama di Iran dan Lebanon.
Konflik tersebut juga mengguncang ekonomi global dengan mendorong kenaikan harga energi akibat penutupan efektif Selat Hormuz oleh Iran.
Dalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan ranjau-ranjau laut akan disingkirkan dari jalur pelayaran tersebut dan kapal-kapal yang terjebak dapat mulai kembali berlayar.
"Sampaikan salam kepada istri, suami, orang tua, dan keluarga kalian dari saya, presiden favorit kalian," tulis Trump dilansir dari Reuters pada Jumat, 29 Mei 2026. [DR]