Kunjungan ke Prancis, Prabowo Dijadwalkan Salat Iduladha di Paris

Selasa, 26 Mei 2026 22:23 WIB
Prabowo dan Teddy tampak mengenakan baju koko putih saat mengikuti salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Jumat, 6 Juni 2025. (Istimewa)
Prabowo dan Teddy tampak mengenakan baju koko putih saat mengikuti salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Jumat, 6 Juni 2025. (Istimewa)

IDNVoice.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris di Prancis, menurut Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.

"Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris," ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 26 Mei 2026.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya tiba di Bandara Orly, Paris pada 10.00 waktu setempat setelah menempuh 16 jam penerbangan. Presiden bertolak dari Jakarta, Indonesia pada Senin malam, 25 Mei 2026.

Seskab Teddy mengatakan ketibaan Kepala Negara di Paris menandai dimulai rangkaian kunjungan resmi kenegaraan yang sudah diagendakan sejak tahun lalu dan telah beberapa kali dijadwalkan ulang.

Dia menyampaikan bahwa di bawah tangga pesawat, ketibaan Kepala Negara di bandara disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou dan regu jajar kehormatan.

Tidak hanya itu, kunjungan Presiden Prabowo di Prancis turut disambut penuh antusias oleh ratusan warga negara Indonesia yang telah menunggu sejak pagi hari di hotel tempat Kepala Negara menginap.

Kunjungan resmi kenegaraan Presiden Prabowo diharapkan makin memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Prancis.

Seskab menyampaikan bahwa saat ini kedua negara memiliki sejumlah kerja sama strategis di berbagai bidang.

"Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis," katanya.

Selain itu, menurut Teddy, hubungan bilateral Indonesia dan Prancis juga dinilai memiliki peran yang saling melengkapi dalam hubungan global.

"Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara, menuju kawasan Eropa," pungkasnya. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid