Petugas Bandara Jeddah Sita 100 Slop Rokok dari Koper Jemaah Haji Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 15:25 WIB
Pekerja memasukkan koper jamaah haji Indonesia ke dalam Truk Box. Ada koper jamaah haji yang dibongkar paksa karena membawa sekitar 100 slop rokok ke tanah suci. (Media Center Haji)
Pekerja memasukkan koper jamaah haji Indonesia ke dalam Truk Box. Ada koper jamaah haji yang dibongkar paksa karena membawa sekitar 100 slop rokok ke tanah suci. (Media Center Haji)

IDNVoice.com - Petugas Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, menemukan dan menyita 100 slop rokok yang ditemukan di dalam koper jemaah haji Indonesia pada Sabtu, 16 Mei 2026 dini hari.

Temuan ini terdeteksi ketika koper jemaah mewati pemindai X-ray di bandara yang ditindaklanjuti oleh petugas dengan membongkar koper tersebut.

"Ya, salah satu kejadian yang menonjol tadi malam, dini hari, ada koper jemaah kita yang dibongkar oleh petugas X-ray di Custom karena ditemukan ada barang-barang yang terlarang," ungkap Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi Abdul Basir di Jeddah pada Minggu, 17 Mei 2026.

Abdul Bassir menjelaskan, pada dasarnya, pemerintah Arab Saudi tidak secara mutlak melarang jemaah haji membawa rokok.

Namun, tetap ada aturan pembatasan kuota yang ketat. Sementara, jumlah rokok yang dibawa oleh jemaah tersebut begitu banyak.

Pada akhirnya, koper yang dibongkar itu dikembalikan kepada jemaah, tetapi tidak semua rokok bisa dibawa oleh jemaah tersebut.

"Tadi malam koper jemaah yang dibuka itu sudah diserahkan kembali kepada jemaahnya, dan jemaah masih tetap diberikan haknya untuk boleh membawa rokok dalam batas maksimal dua slop," kata Abdul.

Abdul Bassir memastikan bahwa persoalan ini telah selesai ditangani di tempat.

"Untuk rokok-rokok yang didapatkan di dalam koper itu sudah disita oleh pihak Bea Cukai Arab Saudi, dan masalah sudah selesai," tegasnya.

Ia juga menyebut kasus semacam ini bukan hal baru. Sebelumnya, petugas bandara Saudi juga pernah menahan lima kilogram tempe orek hingga puluhan renceng bumbu dapur dari jemaah asal tanah air.

Menyikapi peristiwa ini, PPIH Arab Saudi tengah berkoordinasi dengan petugas embarkasi daerah asal jemaah untuk mengevaluasi prosedur pemeriksaan sebelum keberangkatan.

Seluruh calon jemaah haji yang belum berangkat juga diberi peringatan keras agar lebih teliti dan menaati aturan pembatasan barang.

Pasalnya, memaksakan diri membawa barang bawaan dalam jumlah yang tidak wajar berisiko menghambat kelancaran proses kedatangan jemaah di bandara. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid