IDNVoice.com – Kekayaan kuliner Indonesia tidak hanya dikenal melalui rendang atau nasi goreng. Setiap daerah memiliki hidangan khas dengan cita rasa, bahan, dan teknik memasak yang mencerminkan identitas budaya setempat.
Keragaman tersebut menjadi salah satu daya tarik Indonesia dalam daftar Top 50 Food Destinations Around the World for 2026 yang disusun Travel and Tour World (TTW). Indonesia menempati peringkat ke-10 dalam pemeringkatan destinasi wisata kuliner dunia tersebut.
Selain menempatkan Indonesia dalam daftar 10 besar dunia, TTW juga menyoroti 10 kota dan daerah di Tanah Air yang menawarkan pengalaman wisata kuliner menarik, mulai dari Jakarta hingga Padang.
Menurut TTW, kekayaan rempah-rempah, keberagaman budaya, dan ribuan pulau menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman kuliner autentik dengan karakter rasa yang kuat.
Berikut 10 kota dan daerah yang masuk dalam daftar destinasi wisata kuliner Indonesia versi TTW.
Jakarta menempati posisi pertama dalam daftar destinasi wisata kuliner Indonesia. Ibu kota ini menawarkan beragam hidangan ikonik, seperti nasi goreng, sate, dan gado-gado.
Bali menawarkan pengalaman kuliner yang berkaitan erat dengan budaya masyarakat setempat. Babi guling, nasi campur Bali, dan aneka hidangan laut menjadi sajian yang banyak dikenal wisatawan. Perpaduan bumbu khas dan tradisi kuliner menjadikan Bali tidak hanya menarik karena pantainya, tetapi juga karena kekayaan makanannya.
Yogyakarta dikenal melalui gudeg, hidangan berbahan nangka muda yang dimasak dengan bumbu dan santan hingga menghasilkan cita rasa khas. Kuliner tradisional tersebut menjadi bagian dari identitas kota sekaligus pengalaman wisata budaya bagi pengunjung.
Bandung dikenal dengan batagor dan siomay yang populer di kalangan pencinta kuliner. Selain jajanan tradisional, perkembangan budaya kafe turut memperkaya pilihan wisata kuliner di kota ini.
Surabaya menonjol melalui rawon, hidangan berkuah dengan warna hitam khas dari penggunaan kluwek. Cita rasa gurih dan racikan bumbu tradisional membuat rawon menjadi salah satu makanan yang identik dengan Jawa Timur.
Medan menawarkan beragam hidangan yang dipengaruhi berbagai tradisi kuliner. Pengunjung dapat menjumpai aneka sajian, mulai dari soto hingga masakan Padang, serta makanan khas yang mencerminkan keberagaman budaya masyarakatnya.
Makassar dikenal melalui coto Makassar dan konro yang kaya rempah. Selain hidangan berbahan daging, kota ini juga menawarkan beragam makanan laut yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Lombok menawarkan kuliner dengan karakter rasa kuat, terutama ayam taliwang yang dikenal melalui racikan bumbu pedasnya. Hidangan khas tersebut menjadi salah satu pilihan bagi wisatawan yang ingin mengenal cita rasa lokal selama berkunjung ke Pulau Lombok.
Semarang dikenal melalui lumpia, salah satu makanan yang menjadi ikon kuliner kota tersebut. Hidangan ini mencerminkan pertemuan tradisi kuliner yang berkembang di tengah keberagaman budaya masyarakat Semarang.
Padang melengkapi daftar destinasi wisata kuliner Indonesia melalui kekayaan masakan Minangkabau. Rendang menjadi salah satu hidangan yang paling dikenal, dengan penggunaan rempah dan proses memasak yang menghasilkan cita rasa khas. Selain rendang, berbagai lauk dan hidangan tradisional Minangkabau turut memperkaya pengalaman kuliner wisatawan.
Pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi TTW, Anup Kumar Keshan, menjelaskan bahwa daftar destinasi kuliner dunia 2026 merayakan negara-negara yang gastronominya mencerminkan identitas budaya, inovasi, dan komunitas, sekaligus mendorong keberlanjutan pariwisata.
“Top 50 Food Destinations Around the World for 2026 merayakan negara-negara yang gastronominya mencerminkan identitas budaya, inovasi, dan komunitas, sekaligus mendorong keberlanjutan serta pariwisata yang bertanggung jawab,” ujar Anup Kumar Keshan, seperti dikutip dari PR Newswire pada Minggu, 18 Oktober 2026.
Dalam konteks Indonesia, kekayaan kuliner memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal karakter suatu daerah melalui makanan. Hidangan khas tidak hanya menawarkan pengalaman rasa, tetapi juga memperkenalkan tradisi, bahan pangan lokal, dan kebiasaan masyarakat setempat.
Dari nasi goreng di Jakarta hingga rendang di Padang, setiap destinasi memiliki keunikan yang dapat menjadi bagian dari perjalanan wisata.
Daftar TTW 2026 menempatkan kuliner sebagai salah satu aspek penting dalam daya tarik pariwisata Indonesia. Namun, pemeringkatan ini merupakan penilaian editorial berdasarkan kriteria yang ditetapkan TTW dan bukan satu-satunya tolok ukur kualitas destinasi wisata kuliner. [DR]