Thailand Kudeta Puncak Grup B Usai Tundukkan Malaysia 2-0 di ASEAN Hyundai Cup 2026

Minggu, 02 Agustus 2026 18:17 WIB
Thailand mengambil alih puncak klasemen Grup B ASEAN Hyundai Cup™ 2026 pada Sabtu setelah gol di masing-masing babak dari Yotsakon Burapha dan Teerasak Poeiphimai membawa tim asuhan Anthony Hudson menang 2-0 atas Malaysia di Stadion Rajamangala, Bangkok. (IDNVoice/ASEANUTDFC)
Thailand mengambil alih puncak klasemen Grup B ASEAN Hyundai Cup™ 2026 pada Sabtu setelah gol di masing-masing babak dari Yotsakon Burapha dan Teerasak Poeiphimai membawa tim asuhan Anthony Hudson menang 2-0 atas Malaysia di Stadion Rajamangala, Bangkok. (IDNVoice/ASEANUTDFC)

IDNVoice.com - Thailand sukses merebut puncak klasemen sementara Grup B ASEAN Hyundai Cup™ 2026 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 2-0 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu. Kemenangan tersebut mengantarkan tim asuhan Anthony Hudson mengoleksi enam poin dari dua pertandingan dan unggul selisih gol atas Malaysia yang telah memainkan tiga laga.

Gajah Perang membuka keunggulan melalui eksekusi penalti Yotsakon Burapha pada menit ke-38. Keunggulan Thailand kemudian dipastikan lewat gol Teerasak Poeiphimai pada menit ke-56 yang mengunci kemenangan kedua mereka di fase grup, setelah sebelumnya membantai Laos 5-0 pada pertandingan pembuka.

Hasil itu menempatkan Thailand di puncak klasemen Grup B dengan enam poin. Malaysia menempati posisi kedua dengan jumlah poin yang sama, namun telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Myanmar dan Filipina sama-sama mengoleksi tiga poin, sementara Laos masih belum meraih poin.

Sejak awal pertandingan, Thailand tampil lebih dominan. Peluang berbahaya pertama tercipta pada menit ke-32 saat Teerasak Poeiphimai melepaskan tembakan rendah dari tepi kotak penalti. Namun, kiper Malaysia Azri Ghani menunjukkan refleks gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.

Momentum penting terjadi beberapa saat kemudian ketika Ubaidullah Shamsul melakukan pelanggaran terhadap Kakana Khamyok di kotak penalti. Wasit Kim Woo-sung asal Korea Selatan meninjau tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR) sebelum akhirnya menunjuk titik putih.

Yotsakon Burapha yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Azri Ghani bergerak ke arah yang salah sehingga bola bersarang mulus ke gawang Malaysia dan membawa Thailand unggul 1-0.

Menjelang babak pertama berakhir, Teerasak hampir menggandakan keunggulan Thailand setelah menyambar umpan silang Chaiyaphon Otton dari jarak dekat. Namun, tendangan volinya masih melambung di atas mistar.

Gol kedua akhirnya lahir pada menit ke-56. Serangan diawali umpan Sarach Yooyen kepada Yotsakon Burapha yang kemudian meneruskan bola kepada pemain pengganti Worachit Kanitsribumphen. Worachit mengirimkan umpan matang kepada Teerasak Poeiphimai yang lolos tanpa jebakan offside di dekat titik penalti. Setelah mengontrol bola dengan baik, penyerang Port FC itu melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas gawang yang gagal dijangkau Azri Ghani.

Malaysia berupaya mengejar ketertinggalan pada sisa pertandingan. Peluang emas hadir pada menit ke-74 ketika pemain pengganti Wan Kuzain menerima umpan silang Faris Danish dari sisi kiri. Namun, tendangan volinya masih melebar dari sasaran.

Di penghujung laga, Kampon Phatomakkakul menjadi sosok penting bagi Thailand. Setelah sempat melakukan kesalahan yang membuka peluang bagi Malaysia, sang penjaga gawang langsung menebusnya dengan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan tembakan Paulo Josué. Tak lama berselang, Kampon kembali melakukan penyelamatan krusial dengan menepis peluang Daryl Sham, memastikan Thailand mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan.

Kemenangan ini semakin mengukuhkan Thailand sebagai salah satu kandidat kuat lolos ke babak berikutnya, sementara Malaysia harus segera bangkit saat menjalani laga berikutnya demi menjaga peluang melaju dari Grup B. [DR]




Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid