IDNVoice.com - Mesir menorehkan sejarah baru di Piala Dunia FIFA 2026. Untuk pertama kalinya, The Pharaohs berhasil memenangi laga fase gugur putaran final setelah menyingkirkan Australia melalui drama adu penalti dengan skor 4-2, usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
Kemenangan bersejarah itu memastikan langkah Mesir ke Babak 16 Besar, sekaligus melanjutkan performa impresif mereka setelah sebelumnya meraih kemenangan perdana di panggung Piala Dunia dengan menundukkan Selandia Baru. Selanjutnya, tim asuhan Hossam Hassan akan menghadapi juara bertahan Argentina dalam duel yang dijadwalkan berlangsung di Atlanta pada 7 Juli.
Australia sebenarnya mengawali pertandingan dengan penuh percaya diri. Peluang emas datang saat laga baru berjalan beberapa menit ketika tendangan keras Cristian Volpato menghantam sisi atas mistar gawang Mesir. Namun, justru The Pharaohs yang berhasil membuka keunggulan.
Pada menit ke-13, Emam Ashour memanfaatkan kemelut hasil bola mati. Setelah tembakan pertamanya diblok, Karim Hafez mengirimkan umpan kembali ke dalam kotak penalti dan Ashour sukses menyundul bola ke tiang jauh untuk mengubah skor menjadi 1-0. Gol tersebut menjadi koleksi kedua Ashour di Piala Dunia 2026, setelah sebelumnya ia belum pernah mencetak gol untuk tim nasional sebelum turnamen ini dimulai.
Tertinggal satu gol, Australia berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, skuad muda racikan Tony Popovic kesulitan membongkar pertahanan disiplin Mesir. Situasi semakin sulit ketika bek sayap Jordan Bos mengalami cedera lutut dan harus digantikan Kai Trewin pada awal babak kedua.
Mesir sebenarnya memiliki peluang emas untuk menggandakan keunggulan. Omar Marmoush berhasil lolos dari kawalan lawan, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar tipis dari sasaran.
Momentum itu kemudian dimanfaatkan Australia. Berawal dari tendangan bebas Aiden O`Neill dari sisi kiri, Mohamed Hany yang berusaha menghalau bola justru menyundulnya ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali harapan Socceroos.
Pada sisa waktu normal hingga babak tambahan, kedua tim saling bergantian menekan. Mesir nyaris memastikan kemenangan ketika sundulan keras Rami Rabia yang memanfaatkan umpan Mohamed Salah berhasil ditepis secara gemilang oleh kiper Patrick Beach dengan satu tangan. Tak lama berselang, Salah kembali menciptakan peluang melalui umpan matang kepada Haissem Hassan, namun tembakannya digagalkan blok heroik Harry Souttar.
Australia bahkan membuat keputusan berani dengan memasukkan kiper senior Mat Ryan menggantikan Patrick Beach sesaat sebelum adu penalti dimulai. Namun, pergantian tersebut tidak mampu mengubah hasil akhir.
Mesir tampil sempurna dalam babak tos-tosan. Keempat algojo mereka menjalankan tugas tanpa cela, termasuk Mohamed Salah yang dengan tenang mengeksekusi penalti bergaya Panenka. Sebaliknya, Australia gagal memaksimalkan peluang setelah Harry Souttar dan Lucas Herrington tidak mampu menaklukkan penjaga gawang Mesir.
Hossam Abdelmaguid kemudian menjadi penentu kemenangan lewat eksekusi penalti terakhir yang memastikan Mesir menang 4-2 dalam adu penalti dan mengukir sejarah sebagai pemenang pertama mereka di fase gugur Piala Dunia.
Kemenangan dramatis ini membawa The Pharaohs melangkah ke Babak 16 Besar dengan kepercayaan diri tinggi. Tantangan berikutnya pun tak kalah berat, yakni menghadapi juara bertahan Argentina dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak selanjutnya. [DR]