Inggris Bangkit Dramatis, Singkirkan RD Kongo dan Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Kamis, 02 Juli 2026 12:45 WIB
Inggris bangkit dari ketertinggalan di Atlanta untuk mengalahkan RD Kongo dengan dua gol telat Harry Kane untuk mencapai Babak 16 Besar dalam tiga edisi berturut-turut. (IDNVoice/FIFA)
Inggris bangkit dari ketertinggalan di Atlanta untuk mengalahkan RD Kongo dengan dua gol telat Harry Kane untuk mencapai Babak 16 Besar dalam tiga edisi berturut-turut. (IDNVoice/FIFA)

IDNVoice.com - Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 setelah melakukan comeback dramatis untuk menundukkan RD Kongo dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung di Atlanta.

Pasukan asuhan Thomas Tuchel sempat dikejutkan oleh gol cepat RD Kongo pada menit ketujuh. Brian Cipenga membuka keunggulan setelah memanfaatkan sundulan Chancel Mbemba dari umpan silang sisi kanan. Berdiri bebas di sisi kiri kotak penalti, Cipenga melepaskan tembakan rendah yang gagal diantisipasi Jordan Pickford. Gol tersebut juga menjadi gol internasional pertama Cipenga.

Tertinggal sejak awal pertandingan, Inggris baru mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-75. Harry Kane mencetak gol penyeimbang melalui sundulan setelah menerima umpan silang pemain pengganti Anthony Gordon, yang masuk pada babak kedua sebagai bagian dari perubahan strategi Tuchel.

Tak lama berselang, Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Lionel Mbasi. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Inggris sekaligus mengantar mereka ke babak 16 besar.

Pada fase berikutnya, Inggris akan menghadapi tuan rumah bersama, Meksiko, di Meksiko City Stadium pada 6 Juli.

Kemenangan ini juga memperpanjang rekor positif Inggris yang belum pernah kalah dalam sembilan pertemuan Piala Dunia melawan tim asal Afrika, meski kali ini harus berjuang keras untuk mempertahankannya.

RD Kongo, yang untuk pertama kalinya tampil di fase gugur Piala Dunia, memberikan perlawanan sengit sejak awal laga. Selain gol Cipenga, mereka nyaris menggandakan keunggulan ketika Yoane Wissa membelokkan umpan silang rendah Aaron Wan-Bissaka, namun bola hanya membentur tiang gawang.

Di sisi lain, Inggris juga berkali-kali mengancam. Lionel Mbasi tampil gemilang dengan menggagalkan dua sundulan Jude Bellingham. Marcus Rashford juga hampir mencetak gol setelah menerima umpan Noni Madueke, tetapi Aaron Wan-Bissaka melakukan penyelamatan di garis gawang. Menjelang turun minum, Mbasi kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menepis tendangan voli jarak dekat Harry Kane usai situasi sepak pojok.

Pergantian pemain yang dilakukan Thomas Tuchel menjadi titik balik kebangkitan Inggris. Masuknya Anthony Gordon memberi dimensi baru dalam serangan dan berbuah assist untuk gol penyama kedudukan Kane.

Gol pertama Kane dalam laga tersebut menjadi gol ke-12 sang kapten di putaran final Piala Dunia. Sementara gol keduanya memastikan kemenangan dramatis Inggris sekaligus menjaga asa mereka untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid