Mesir Cetak Sejarah, Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia untuk Pertama Kalinya

Sabtu, 27 Juni 2026 16:39 WIB
Pharaohs melaju ke babak knockout Piala Dunia 2026 tanpa terkalahkan setelah bermain imbang di pertandingan terakhir Grup G melawan Iran, yang tetap punya peluang masuk ke babak selanjutnya bersama Mesir. (IDNVoice/FIFA)
Pharaohs melaju ke babak knockout Piala Dunia 2026 tanpa terkalahkan setelah bermain imbang di pertandingan terakhir Grup G melawan Iran, yang tetap punya peluang masuk ke babak selanjutnya bersama Mesir. (IDNVoice/FIFA)

IDNVoice.com - Mesir mencatatkan sejarah baru di panggung Piala Dunia FIFA. Tim berjuluk The Pharaohs memastikan tiket ke babak gugur untuk pertama kalinya setelah bermain imbang melawan Iran pada laga terakhir fase grup.

Hasil tersebut membuat Mesir finis sebagai runner-up Grup G dan akan menghadapi Australia pada babak 32 besar. Sementara itu, Iran masih harus menunggu hasil pertandingan di Grup J, K, dan L untuk mengetahui apakah satu poin yang mereka raih cukup mengantarkan mereka lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik di turnamen.

Mesir mengawali pertandingan dengan sangat baik. Mahmoud Saber membawa The Pharaohs unggul setelah memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Mohamed Salah yang sebelumnya ditepis kiper Iran, Alireza Beiranvand, usai bola membentur pemain lawan.

Iran langsung memberikan respons dan memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit kesembilan. Mehdi Taremi mendapat hadiah penalti setelah dijatuhkan Mohamed Abdelmonem di kotak terlarang. Namun, eksekusi penalti tersebut berhasil digagalkan kiper Mesir, Mostafa Shobeir.

Shobeir kembali menunjukkan penampilan gemilang ketika menggagalkan peluang Milad Mohammadi yang mengarah ke sudut bawah gawang. Namun, Ramin Rezaeian yang berada di posisi tepat berhasil bereaksi cepat dan melepaskan tendangan dari sudut sempit yang mengarah masuk ke gawang.

Performa impresif Shobeir hampir ternoda menjelang akhir babak pertama. Sang kiper salah mengantisipasi arah umpan silang Iran, tetapi Shoja Khalilzadeh gagal memanfaatkan peluang setelah sundulannya justru melebar.

Memasuki babak kedua, Mesir lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Pasukan Hossam Hassan bermain lebih berhati-hati karena menyadari hasil pertandingan lain di Grup G, khususnya keunggulan Belgia atas Selandia Baru, dapat menentukan posisi akhir mereka di klasemen.

Iran terus berusaha mencari gol kemenangan pada menit-menit akhir. Sebuah gol Shojae Khalilzadeh di masa tambahan waktu sempat membuat Iran berharap mengamankan kemenangan sekaligus menggeser Mesir dari posisi kedua. Namun, setelah tinjauan VAR, gol tersebut dianulir karena offside.

Drama belum berakhir. Shobeir kembali menjadi penyelamat Mesir setelah menggagalkan tendangan Saeid Ezatolahi di penghujung laga.

Dengan hasil imbang tersebut, Mesir akhirnya mengukir sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kini, mereka bersiap menghadapi tantangan baru melawan Australia di babak 32 besar, sementara Iran masih menanti kepastian nasib mereka di turnamen terbesar sepak bola dunia itu. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid