IDNVoice.com - Turki menutup kiprahnya di Piala Dunia dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Amerika Serikat dalam laga terakhir Grup D yang berlangsung di Los Angeles. Meski telah dipastikan gagal lolos ke babak berikutnya, tim berjuluk Crescent-Stars mampu bangkit dari ketertinggalan untuk mengakhiri turnamen dengan hasil positif.
Sementara itu, Amerika Serikat yang sudah memastikan diri sebagai juara Grup D memilih melakukan rotasi besar-besaran. Pelatih Mauricio Pochettino melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain setelah timnya memastikan tiket ke fase gugur lewat kemenangan atas Australia.
Strategi tersebut sempat membuahkan hasil cepat. Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Auston Trusty sukses memanfaatkan sepak pojok Sebastian Berhalter untuk membawa Amerika Serikat unggul 1-0.
Namun, Turki merespons dengan cepat. Pada menit ke-10, Arda Guler menyamakan kedudukan setelah memainkan kombinasi apik dengan Baris Yilmaz sebelum menaklukkan kiper lawan. Gol itu sekaligus mengukuhkan Guler sebagai pencetak gol termuda Turki dalam sejarah Piala Dunia.
Momentum kemudian berbalik memihak Turki. Memanfaatkan rapuhnya lini pertahanan Amerika Serikat, Baris Yilmaz membawa timnya unggul 2-1 pada menit ke-30 usai menerima umpan dari Eren Elmali.
Memasuki babak kedua, Amerika Serikat kembali bangkit. Baru tiga menit setelah jeda, Sebastian Berhalter mencetak gol penyama kedudukan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti, melengkapi kontribusinya setelah sebelumnya mencatatkan assist.
Melihat timnya kesulitan, Pochettino memasukkan sejumlah pemain utama, termasuk Christian Pulisic, untuk meningkatkan daya gedor. Meski sempat menciptakan ancaman di lini depan, Amerika Serikat gagal mempertahankan skor imbang.
Saat laga tampak akan berakhir seri, Turki justru mencetak gol penentu kemenangan. Kaan Ayhan menjadi pahlawan setelah membobol gawang Amerika Serikat pada menit kedelapan masa tambahan waktu, memastikan Turki menang 3-2 sekaligus menutup perjalanan mereka di Piala Dunia dengan kepala tegak. [DR]