IDNVoice.com - Sebanyak 20 Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang telah menyelesaikan pendidikan siap mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Sabang, Aceh.
Kesiapan tersebut ditandai dengan telah dilakukannya koordinasi dan konfirmasi para SPPI kepada Kodim 0112/Sabang. Namun, pelaksanaan tugas di lapangan masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.
Komandan Kodim 0112/Sabang melalui Pasiter Kodim 0112/Sabang, Kapten Cba Siswanto, mengatakan seluruh SPPI yang telah menyelesaikan pendidikan dan mendaftar untuk mendukung program KDKMP sudah melakukan konfirmasi kepada pihak Kodim.
"Untuk SPPI yang sudah mendaftar dan sudah selesai melaksanakan pendidikan ada 20 orang yang sudah berkonfirmasi ke pihak Kodim," kata Siswanto pada Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut Siswanto, para SPPI tersebut telah diarahkan untuk mendukung pelaksanaan KDKMP. Mereka nantinya dapat menjalankan fungsi yang berkaitan dengan pengelolaan dan manajerial koperasi sesuai mekanisme penugasan yang ditetapkan pemerintah.
Meski demikian, waktu pelaksanaan tugas maupun kegiatan manajerial belum dapat dipastikan karena masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat.
"Itu sudah kita arahkan, tinggal menunggu kapan pelaksanaan untuk kegiatan manajerial dan lain-lain. Kita masih menunggu perintah dari pusat," ujarnya.
Selama menunggu arahan tersebut, koordinasi antara Kodim 0112/Sabang dengan para SPPI tetap dilakukan. Langkah ini dilakukan agar sumber daya manusia yang telah dipersiapkan dapat segera menjalankan tugas ketika mekanisme dan penempatan resmi ditetapkan.
Kehadiran 20 SPPI tersebut menjadi bagian dari persiapan sumber daya manusia untuk memperkuat operasional KDKMP di tingkat gampong. Mereka diproyeksikan membantu berbagai kegiatan pengelolaan koperasi, khususnya yang berkaitan dengan fungsi manajerial.
Di Kota Sabang, pelaksanaan program KDKMP berlangsung di tingkat gampong dengan melibatkan berbagai unsur pendukung. Kesiapan pengelola menjadi salah satu faktor penting agar koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha secara optimal setelah seluruh tahapan pelaksanaan ditetapkan.
Hingga kini, Kodim 0112/Sabang bersama 20 SPPI masih menunggu instruksi pemerintah pusat terkait waktu, mekanisme pelaksanaan kegiatan manajerial, serta pola penugasan di lapangan.
Siswanto menegaskan koordinasi akan terus dilakukan sehingga ketika petunjuk pelaksanaan diterima, para SPPI yang telah menyelesaikan pendidikan dapat segera menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. [DR]