100 Titik Dapur MBG di Cilacap Diduga Fiktif, Ada yang Berlokasi di Hutan hingga Kuburan

Selasa, 23 Juni 2026 17:09 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia menemui langsung massa aksi damai si Alun-Alun Kubupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Senin, 22 Juni 2026. (IDNVoice/Sekda Kab. Cilacap)
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia menemui langsung massa aksi damai si Alun-Alun Kubupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Senin, 22 Juni 2026. (IDNVoice/Sekda Kab. Cilacap)

IDNVoice.com - Temuan mengejutkan mencuat dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sebanyak 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tercatat dalam sistem diduga fiktif setelah tim investigasi bersama koordinator wilayah melakukan verifikasi langsung ke lapangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa dari lebih dari 300 titik SPPG yang terdaftar, sekitar 100 titik ternyata tidak memiliki bangunan maupun fasilitas yang dapat digunakan sebagai dapur MBG.

"Dari hasil rapat bersama tim investigasi dan koordinator wilayah, ada lebih dari 300 titik yang terdaftar. Setelah didatangi kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata titik itu (100 titik) tidak ada bangunan apapun," kata Ammy di sela aksi demonstrasi mendukung MBG di Alun-alun Cilacap pada Senin, 22 Juni 2026.

Hasil pengecekan menunjukkan lokasi-lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap. Bahkan, sejumlah titik berada di tempat yang dinilai tidak layak dan tidak memungkinkan untuk dijadikan lokasi dapur program MBG.

Menurut Ammy, beberapa titik yang terdaftar justru berada di area persawahan, hutan, hingga kawasan pemakaman.

"Ada yang lokasinya di tengah hutan, di tengah persawahan, bahkan ada yang di tengah kuburan," ujarnya.

Temuan tersebut, lanjut Ammy, semakin menguatkan dugaan adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang belakangan menjadi sorotan publik. Pemerintah daerah menilai persoalan tersebut harus segera dibenahi agar pelaksanaan program berjalan sesuai tujuan.

"Jadi bahwa isu jual beli titik, kemudian titik fiktif itu benar adanya, ini yang harus kita benahi," tegas Ammy.

Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah bersama tim investigasi memutuskan menutup sementara portal pendaftaran pembukaan titik SPPG baru di Kabupaten Cilacap. Kebijakan itu dilakukan untuk memastikan seluruh data yang tercatat telah diverifikasi dan sesuai kondisi di lapangan.

"Hasil rapat terakhir dengan tim investigasi memutuskan portal pendaftaran titik baru ditutup sementara. Titik-titik yang teridentifikasi fiktif akan dihapus terlebih dahulu, baru dilanjutkan programnya," ujar Ammy.

Di sisi lain, upaya penguatan pengawasan juga mulai dilakukan. Ammy menjelaskan bahwa saat ini telah terbentuk paguyuban mitra MBG yang akan menjadi mitra pemerintah dalam mengawasi pelaksanaan program di lapangan.

Pengawasan tersebut mencakup kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), proses operasional dapur, hingga kualitas gizi makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat. Langkah ini diharapkan dapat memastikan program MBG berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid