Rektor Undana Ajak Wisudawan Manfaatkan AI Tanpa Tinggalkan Integritas dan Daya Nalar

Senin, 06 Juli 2026 20:20 WIB
Rektor Universitas Nusa Cendana Jefri S. Bale memberikan selamat kepada sejumlah mahasiswa yang diwisuda di Kupang. (IDNVoice/Undana)
Rektor Universitas Nusa Cendana Jefri S. Bale memberikan selamat kepada sejumlah mahasiswa yang diwisuda di Kupang. (IDNVoice/Undana)

IDNVoice.com - Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) Jefri S. Bale mengajak 621 wisudawan memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat pendukung, namun tetap mengedepankan karakter, integritas, daya juang, dan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Jefri Bale saat memberikan sambutan dalam prosesi wisuda yang digelar di Graha Cendana Undana, Kupang, Senin.

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan para lulusan agar tidak bergantung sepenuhnya pada teknologi, termasuk AI, karena teknologi hanya berfungsi sebagai alat bantu dan tidak boleh menggantikan akal sehat maupun nilai-nilai moral.

"Belajarlah dari pion. Harus berani berangkat dari bawah, siap menghadapi benturan, dan tidak berjalan secara instan yang manja. Gunakan akal imitasi (AI) itu hanya sebatas alat bantu. Jangan sampai teknologi tersebut menggeser akal sehat, karakter, integritas, serta ketangguhan jiwa yang menjadi penggerak utama saudara," katanya pada Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Jefri, perkembangan teknologi, termasuk AI, harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja. Namun, kemampuan berpikir, kreativitas, serta nilai-nilai moral tetap menjadi faktor utama yang membedakan manusia dengan teknologi.

Ia menegaskan lulusan perguruan tinggi dituntut mampu menghasilkan solusi yang relevan bagi masyarakat melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan hasil riset.

Suasana prosesi wisuda berlangsung haru ketika Jefri meminta seluruh wisudawan menoleh ke arah orang tua dan keluarga yang hadir sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka selama mendampingi perjalanan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi.

Rektor Undana mengingatkan bahwa keberhasilan meraih gelar akademik tidak terlepas dari doa, perjuangan, dan pengorbanan orang tua maupun wali.

Selain itu, ia berharap para lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Jefri juga menekankan pentingnya pengembangan riset yang berangkat dari kebutuhan serta karakteristik lokal, sehingga berbagai persoalan pembangunan di Nusa Tenggara Timur dapat diselesaikan melalui pendekatan ilmiah yang sesuai dengan kondisi daerah.

Ia menambahkan, lulusan Universitas Nusa Cendana diharapkan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai sarana pendukung, sekaligus tetap mengedepankan daya nalar, integritas, dan semangat inovasi dalam membangun daerah maupun menghadapi tantangan global. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid