IDNVoice.com - Dalam unggahan di media sosial pada Minggu, 31 Mei 2026, Land Transport Authority (LTA) mengumumkan bahwa rangkaian kereta pertama dari total 44 rangkaian yang akan digunakan untuk Jalur Cross Island (Cross Island Line/CRL) telah tiba di Singapura.
Kereta pertama dari 44 rangkaian kereta enam gerbong untuk CRL tersebut telah berhasil dikirim ke Singapura.
Dalam unggahannya, LTA memperlihatkan proses pembongkaran rangkaian kereta pertama di Pelabuhan Jurong, lokasi yang biasanya digunakan untuk menurunkan kereta-kereta MRT baru.
Sebelumnya, pada April lalu, Menteri Transportasi sementara Jeffrey Siow telah memperkenalkan kepada publik kereta CR151 saat mengunjungi depo kereta di Qingdao, Tiongkok.
Seperti kereta yang digunakan pada Jalur Thomson-East Coast, setiap gerbong kereta baru ini dilengkapi lima pintu di setiap sisi untuk mempercepat arus naik dan turun penumpang.
LTA juga menjelaskan bahwa kereta tersebut memiliki gangway atau sambungan fleksibel antar-gerbong yang lebih lebar, sehingga pergerakan penumpang menjadi lebih lancar dan perjalanan terasa lebih nyaman.
Selain itu, kereta-kereta ini dilengkapi sistem pemantauan kondisi dan diagnostik yang memungkinkan deteksi dini terhadap potensi kerusakan peralatan.
Setelah tiba di Singapura, rangkaian kereta pertama akan menjalani pengujian integrasi sistem di Singapore Rail Test Centre.
Konsorsium yang dipimpin oleh CRCC Qingdao Sifang memperoleh kontrak senilai 589 juta dolar Singapura pada Juni 2023 untuk memasok 44 rangkaian kereta bagi Jalur Cross Island.
Saat seluruh jalur beroperasi penuh pada tahun 2030, Cross Island Line akan menjadi jalur MRT bawah tanah terpanjang di Singapura dengan panjang lebih dari 50 kilometer.
Jalur ini akan melayani kawasan pengembangan yang sudah ada maupun yang akan dibangun di koridor timur, barat, dan timur laut Singapura, serta menghubungkan sejumlah pusat kegiatan utama seperti Jurong Lake District, Punggol Digital District, dan kawasan Changi. [DR]