IDNVoice.com - Robert Lewandowski kini resmi menjadi bagian dari sejarah FC Barcelona. Spotify Camp Nou pun memberikan salam perpisahan kepadanya dengan atmosfir yang luar biasa.
Minggu ini, saat menghadapi Real Betis Balompie dalam laga kandang terakhir Barca musim 2025/26 di Spotify Camp Nou, striker asal Polandia itu menjalani perpisahan emosional di hadapan para pendukung blaugrana setelah pada hari Sabtu mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan klub di akhir musim.
"Ini adalah hari yang sangat emosional dan sulit bagi saya," kata Lewandowski setelah peluit akhir berbunyi saat ia mengambil mikrofon untuk berbicara kepada para suporter.
Ketika saya datang ke Barca, lanjut Lewa, saya tahu ini adalah klub besar, tetapi saya telah menjalani babak yang luar biasa di sini. Sejak hari pertama saya merasa seperti di rumah sendiri dan saya tidak akan pernah melupakan saat mendengar kalian menyanyikan nama saya.
"Terima kasih kepada rekan-rekan setim dan semua pelatih. Merupakan sebuah kehormatan bisa bermain untuk klub ini. Kita telah berbagi banyak momen hebat dan saya bangga atas semua yang telah kita capai. Sekali menjadi culer, selamanya menjadi culer. Visca el Barca! Visca Catalunya!" ucapnya.
Sebelum pidato tersebut, rekan-rekan setim dan staf pelatih sudah lebih dulu mengangkatnya di lapangan sebagai bentuk penghormatan. Momen itu langsung menjadi bagian dari cerita bersejarah Barca.
Malam yang Penuh Emosi
Seperti yang diperkirakan, suasana malam itu dipenuhi emosi sejak awal pertandingan. Sebagaimana telah dikonfirmasi oleh pelatih Hansi Flick sebelum laga, Lewandowski tampil sebagai kapten sekaligus penyerang utama dalam pertandingan liga kedua terakhir Barça musim ini.
Sejak menit awal, rasa cinta para suporter terhadap pemain yang datang di salah satu masa tersulit klub begitu terasa. Lewandowski menjadi bagian penting dari perubahan yang dibutuhkan Barça, membawa mental juara dan semangat kompetitif yang luar biasa.
Atmosfer spesial sudah terasa bahkan sebelum kick-off dimulai. Ribuan jersei bernomor 9 milik Lewandowski memenuhi tribun stadion dan ketika namanya diumumkan melalui pengeras suara stadion, seluruh stadion langsung bergemuruh dengan tepuk tangan.
Setelah empat musim bersama klub, Lewandowski pergi sebagai pencetak gol terbanyak ke-14 sepanjang sejarah Barça dengan 119 gol dari 192 pertandingan. Bahkan pekan ini sang striker menggambarkan masa baktinya di Barca sebagai babak paling luar biasa dalam kariernya.
Selama pertandingan, rekan-rekan setimnya terus berusaha memberikan bola kepadanya dan setiap peluang yang ia dapat selalu disambut sorakan dari para pendukung yang sepenuhnya menghormati pemain yang meninggalkan warisan tak terlupakan berupa gol, kepemimpinan, dan profesionalisme.
Ia meninggalkan klub dengan tujuh trofi: 3 gelar La Liga (2022/23, 2024/25, dan 2025/26), 1 Copa del Rey (2024/25) serta 3 Piala Super Spanyol (2022/23, 2024/25, dan 2025/26).
Momen paling emosional terjadi pada menit ke-84 ketika Flick memutuskan untuk menggantinya. Seluruh stadion berdiri memberikan standing ovation yang luar biasa, mungkin yang paling spesial sepanjang karier Lewandowski di Barca.
Dengan mata berkaca-kaca, sang striker melambaikan tangan kepada penonton sambil memeluk rekan-rekan setim dan staf pelatih.
Tepuk tangan terasa tidak ada habisnya ketika stadion terus meneriakkan namanya.
Setelah peluit akhir berbunyi, penghormatan masih berlanjut di lapangan.
Wakil presiden Barca, Rafa Yuste, memberikan hadiah kenang-kenangan kepadanya dan ditemani keluarganya, Lewandowski meninggalkan Spotify Camp Nou dengan air mata melalui barisan penghormatan yang dibentuk oleh rekan-rekan setimnya. [DR]