Video Diduga Pesta Gay di Karawang Viral, Polisi Lakukan Pendalaman

Senin, 08 Juni 2026 20:37 WIB
Video Diduga Pesta Gay di THM Karawang Viral. (IDNVoice/Kolase)Wilayah untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut. (PLN)
Video Diduga Pesta Gay di THM Karawang Viral. (IDNVoice/Kolase)Wilayah untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut. (PLN)

IDNVoice.com - Rekaman video yang memperlihatkan sejumlah pasangan laki-laki berpelukan di sebuah tempat hiburan malam viral di media sosial dan memicu beragam reaksi dari warganet. Lokasi dalam video tersebut disebut-sebut berada di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Dalam video yang beredar, tampak beberapa pasangan laki-laki saling berpelukan di area yang diduga merupakan tempat hiburan malam. Aksi tersebut menuai kecaman dari sebagian warganet yang kemudian meminta aparat kepolisian untuk menyelidiki dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran.

Menanggapi viralnya video tersebut, Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, mengatakan pihak kepolisian bersama Satpol PP Kabupaten Karawang saat ini tengah melakukan pendalaman terkait kebenaran video yang beredar.

"Ya kelanjutannya didalami sama polres koordinasi Satpol PP lagi nunggu hasilnya," ujar Cep Wildan melansir Republika pada Senin, 8 Juni 2026.

Menurutnya, hingga saat ini polisi belum dapat memastikan apakah peristiwa yang terekam dalam video tersebut benar terjadi di wilayah Karawang. Penyebabnya, proses pemeriksaan dan penyelidikan masih berlangsung.

"Belum bisa dipastikan karena belum pemeriksaan lagi pendalaman itu gak dijelaskan tempat hiburan di mana," katanya.

Cep Wildan menambahkan, Polres Karawang juga menggandeng Satpol PP Kabupaten Karawang untuk menelusuri keberadaan tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi dalam video tersebut. Keterlibatan Satpol PP diperlukan karena instansi tersebut memiliki kewenangan terkait pengawasan dan perizinan tempat usaha hiburan.

"Terkait perizinan tempat hiburan ada di pemerintahan. Yang berhak untuk di ranah itu di satpol," kata dia.

Saat ini, aparat masih mengumpulkan informasi dan melakukan verifikasi terhadap video yang beredar guna memastikan lokasi serta kronologi kejadian sebelum mengambil langkah lebih lanjut. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid