Menuju Indonesia Emas 20245, Menaker Dorong Generasi Muda Jadi Bangsa Inovatif

Kamis, 23 Juli 2026 21:18 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di RGE Exhibition Center, Pelalawan, Riau pada Rabu, 22 Juli 2026. (IDNVoice/Kemnaker RI)
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam Tanoto Scholars Gathering (TSG) 2026 di RGE Exhibition Center, Pelalawan, Riau pada Rabu, 22 Juli 2026. (IDNVoice/Kemnaker RI)

IDNVoice.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, generasi muda harus memiliki pola pikir yang mampu menjawab tantangan dunia yang terus berubah.

Ia mengatakan generasi muda perlu terus belajar, berinovasi, dan memiliki pandangan jauh ke depan agar mampu menjadi pemimpin yang membawa Indonesia melompat lebih maju.

"Ini sangat krusial bagi generasi muda jika ingin menjadi pemimpin Indonesia Emas yang berdampak dan membawa Indonesia melompat lebih jauh," kata Yassierli dalam keterangannya pasa Kamis, 23 Juli 2026.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menjelaskan ada tiga pola pikir yang harus dimiliki generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Pertama, innovation mindset, yakni semangat untuk terus mencari cara-cara baru dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Kedua, growth mindset, yaitu kemauan untuk terus belajar, berkembang, serta tidak takut menghadapi kegagalan. Ketiga, future mindset, yakni kemampuan berpikir jauh ke depan agar mampu menghasilkan kontribusi yang berdampak dalam jangka panjang.

Menurut Yassierli, Indonesia tidak cukup hanya membangun proyek-proyek inovasi, tetapi juga harus membangun budaya inovasi yang mampu melahirkan berbagai gagasan, solusi, dan cara kerja yang lebih baik secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, inovasi tidak selalu berarti menciptakan produk baru. Inovasi juga dapat diwujudkan melalui pengembangan layanan, model bisnis, maupun sistem kerja yang memberikan nilai tambah, mampu menjawab tantangan dunia kerja, serta membuka lebih banyak peluang kerja di tengah dinamika global.

"Mimpi saya di 2045, Indonesia menjadi negara yang besar hanya jika kita menjadi Innovation Nation atau bangsa yang inovatif. Inilah yang sekarang sedang saya kampanyekan," ujar Yassierli.

Menaker berharap pola pikir inovatif tersebut dapat menjadi budaya yang tertanam kuat di kalangan generasi muda sehingga mampu mencetak SDM unggul yang menjadi motor penggerak pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid