Hakim Danish Ukir Sejarah di Brno, Raih Kemenangan Perdana Moto3 Usai Duel Sengit pada Lap Terakhir

Minggu, 21 Juni 2026 23:23 WIB
Pembalap AEON Credit-MT Helmets-MSI, Hakim Danish, ukir sejarah kemenangan pertama di Moto2 Grand Prix Ceko 2026 pada Minggu, 21 Juni 2016. (IDNVoice.com/MotoGP)
Pembalap AEON Credit-MT Helmets-MSI, Hakim Danish, ukir sejarah kemenangan pertama di Moto2 Grand Prix Ceko 2026 pada Minggu, 21 Juni 2016. (IDNVoice.com/MotoGP)

IDNVoice.com - Sejarah baru tercipta pada seri Moto3 Grand Prix Ceko 2026 di Sirkuit Brno pada Minggu, 21 Juni 2026. Pembalap rookie Hakim Danish sukses meraih kemenangan perdana dalam kariernya di kelas Moto3 setelah tampil impresif dan memanfaatkan drama yang terjadi pada lap terakhir balapan.

Pembalap AEON Credit-MT Helmets-MSI tersebut mengalahkan sesama rookie Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo serta pemimpin klasemen sementara, Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, dalam pertarungan yang berlangsung ketat hingga tikungan terakhir.

Sejak awal lomba, balapan langsung menyajikan duel sengit antara Quiles dan David Almansa. Keduanya silih berganti memimpin jalannya balapan dan berusaha menciptakan jarak dari rombongan pembalap di belakang.

Namun, persaingan mulai berubah memasuki pertengahan lomba. Hakim Danish dan Brian Uriarte perlahan tampil sebagai ancaman serius bagi para pembalap terdepan. Alvaro Carpe juga ikut meramaikan perebutan posisi depan, sementara pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menunjukkan performa menjanjikan dengan berhasil menembus kelompok terdepan.

Bahkan, Veda sempat berada di posisi ketiga dan terlibat dalam persaingan podium bersama para pembalap papan atas.

Memasuki lima lap terakhir, tensi balapan semakin meningkat. Danish dan Uriarte terus memberikan tekanan kepada Quiles yang berusaha mempertahankan posisi terdepan. Persaingan mencapai puncaknya pada lap terakhir ketika terjadi kontak antara Uriarte dan Quiles di Tikungan 9.

Insiden tersebut membuka celah yang langsung dimanfaatkan Danish. Dengan cerdik ia menyelinap ke depan dan mengambil alih posisi pertama.

Quiles berupaya melakukan perlawanan pada tikungan-tikungan terakhir. Namun, keberadaan Uriarte di depannya membuat ruang geraknya terbatas. Danish pun mampu mempertahankan keunggulan hingga garis finis dan mengamankan kemenangan pertamanya di Kejuaraan Dunia Moto3.

Uriarte menyelesaikan balapan di posisi kedua, sementara Quiles harus puas finis ketiga meski sempat memimpin dalam sebagian besar jalannya lomba. David Almansa menutup balapan di posisi keempat.

Persaingan untuk posisi lima besar juga berlangsung tak kalah dramatis. Veda Ega Pratama berhasil mengalahkan Alvaro Carpe dalam duel ketat yang ditentukan hingga garis finis. Pembalap Honda Team Asia itu finis di posisi kelima dengan keunggulan tipis hanya 0,006 detik atas Carpe.

Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Veda musim ini dan semakin memperkuat posisinya dalam persaingan klasemen Moto3. Marco Morelli mengakhiri balapan di posisi ketujuh, diikuti Joel Kelso, Scott Ogden, dan Valentin Perrone yang melengkapi jajaran sepuluh besar.

Meski gagal meraih kemenangan, podium ketiga sudah cukup untuk menjaga posisi Maximo Quiles di puncak klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Pembalap Spanyol itu kini unggul 65 poin atas Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua.

Sementara itu, hasil finis kedua membawa Brian Uriarte naik ke peringkat ketiga klasemen. Marco Morelli turun ke posisi kelima dan kini berada di bawah tekanan Veda Ega Pratama yang hanya terpaut empat poin darinya.

Persaingan Moto3 dipastikan semakin menarik menjelang putaran ke-10 Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung pada Tissot Grand Prix Belanda di TT Circuit Assen pada 26–28 Juni mendatang. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid