Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir, Warga Pesisir Barat Tak Perlu Berobat Jauh Lagi

Kamis, 11 Juni 2026 11:03 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Komunikasi dan Informasi Publik Kemnekes)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, didampingi Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, pada Rabu, 10 Juni 2026. (Komunikasi dan Informasi Publik Kemnekes)

IDNVoice.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung pada Rabu, 10 Juni 2026. Peresmian yang turut didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan yang modern dan berkualitas bagi masyarakat di daerah.

Kehadiran RSUD KH Muhammad Thohir diharapkan mampu memperkuat sistem rujukan kesehatan serta menjawab kebutuhan pelayanan medis yang selama ini masih terbatas, khususnya bagi masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Pembangunan rumah sakit ini juga menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih merata dan mudah dijangkau hingga ke pelosok negeri.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan merata.

“Saya bergembira bahwa Kabupaten Pesisir Barat sekarang bisa mendapat akses layanan kesehatan yang memadai. Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan agar rakyat mendapatkan layanan yang lebih baik,” kata Prabowo.

Presiden juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan nasional melalui pembangunan dan renovasi rumah sakit di seluruh Indonesia, serta modernisasi puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

“Kita sudah merencanakan dalam tiga tahun ke depan pembangunan dan renovasi sekitar 350 hingga 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia. Kita juga akan memodernisasi 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia,” kata Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah menjalankan program modernisasi layanan kesehatan nasional dengan mendistribusikan hampir 1.000 unit alat kesehatan modern ke rumah sakit daerah di 514 kabupaten/kota.

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin menjelaskan bahwa pembangunan RSUD KH Muhammad Tohir merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas 66 rumah sakit daerah yang difokuskan untuk menangani lima penyebab kematian utama di Indonesia, yaitu stroke, penyakit jantung, kanker, penyakit ginjal, serta kesehatan ibu dan anak.

“Rumah sakit ini dibangun agar masyarakat Pesisir Barat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan spesialistik. Harapannya, kasus-kasus stroke, jantung, kanker, ginjal, serta layanan ibu dan anak dapat ditangani dan diselesaikan di sini,” ujar Menkes Budi.

Menurut Menkes, pembangunan fisik rumah sakit telah selesai dan saat ini pemerintah tengah melengkapi berbagai alat kesehatan modern serta pemenuhan tenaga medis spesialis.

“Peralatan kesehatan untuk layanan stroke, jantung, kanker, dan ginjal sedang dalam proses pengiriman. Kami menargetkan dalam beberapa bulan ke depan seluruh alat dapat beroperasi sehingga masyarakat bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan berkualitas di daerahnya sendiri,” katanya.

RSUD KH Muhammad Tohir akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang layanan rujukan, di antaranya CT Scan untuk penanganan stroke, peralatan kateterisasi jantung, mamografi untuk deteksi kanker payudara, fasilitas kemoterapi, serta layanan hemodialisis atau cuci darah bagi pasien penyakit ginjal.

Menkes juga menegaskan pentingnya tata kelola rumah sakit yang profesional dan berkelanjutan agar fasilitas yang telah dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

“Kami tidak hanya membangun gedung dan menyediakan alat kesehatan, tetapi juga memperkuat tata kelola rumah sakit, kualitas pelayanan, serta pendampingan dari rumah sakit rujukan nasional agar layanan kesehatan di daerah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dengan beroperasinya RSUD KH Muhammad Tohir, masyarakat Kabupaten Pesisir Barat dan wilayah sekitarnya kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan kesehatan rujukan, sekaligus mendukung pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas di seluruh Indonesia. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid