Gaet Kalangan Muda, Wamenkop Dorong Transformasi Digital Koperasi

Kamis, 25 Juni 2026 10:22 WIB
Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI) Farida Farichah. (IDNVoice/Instagram-faridafarichah)
Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia (Wamenkop RI) Farida Farichah. (IDNVoice/Instagram-faridafarichah)

IDNVoice.com - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong koperasi di Indonesia untuk mempercepat transformasi digital guna memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menarik minat generasi muda menjadi bagian dari gerakan koperasi.

Menurut Farida, langkah adaptasi digital menjadi kebutuhan mendesak mengingat hampir 60 persen penduduk Indonesia saat ini berasal dari kalangan generasi muda yang menginginkan layanan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

"Koperasi perlu menyesuaikan tata kelola dengan kebutuhan masyarakat yang didominasi generasi muda agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman," kata Farida saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia Tahun Buku 2025 di Jakarta pada Rabu, 24 Juni 2026.

Ia menegaskan Kementerian Koperasi terus mendorong seluruh koperasi untuk melakukan adaptasi digital agar semakin banyak anak muda tertarik menjadi anggota maupun terlibat dalam pengembangan koperasi.

Menurutnya, generasi muda harus melihat koperasi sebagai lembaga usaha modern yang mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, bukan sebagai model bisnis yang sudah ketinggalan zaman.

Farida juga mengingatkan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional karena sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 yang menekankan prinsip kebersamaan dan gotong royong dalam aktivitas ekonomi.

Selain mengejar keuntungan, koperasi dinilai memiliki nilai sosial yang kuat sehingga dapat menjadi instrumen penting untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara kolektif.

Lebih lanjut, Farida menyebut komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan menjadi momentum bagi kebangkitan koperasi nasional. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pengembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang saat ini terus didorong pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Farida juga menyoroti pentingnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai forum utama bagi anggota untuk menilai kondisi dan kinerja koperasi secara objektif.

"RAT ini adalah kebutuhan anggota untuk mengukur apakah pengurus koperasi amanah atau tidak, sesuai dengan tujuan koperasi atau tidak, menyejahterakan anggotanya atau tidak, atau hanya menyejahterakan pengurusnya," kata Farida.

Ia menegaskan bahwa RAT merupakan instrumen penting untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, dan kepercayaan anggota terhadap pengelolaan koperasi, sehingga koperasi dapat terus berkembang sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang kuat dan relevan di era digital. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid