IDNVoice.com - Paraguay berhasil menjaga peluang lolos ke fase berikutnya setelah meraih kemenangan krusial atas Turki dalam laga Grup D yang berlangsung sengit di San Francisco. Kemenangan tipis tersebut sekaligus mengakhiri perjalanan Turki di turnamen setelah menelan kekalahan kedua secara beruntun.
Sama-sama datang dengan tekanan usai kalah pada laga pembuka, kedua tim membutuhkan respons cepat untuk menjaga peluang bertahan. Paraguay menjawab kebutuhan itu dengan cara sempurna.
Pertandingan baru berjalan 64 detik ketika Andres Cubas merebut bola dari penguasaan lawan dan mengalirkannya kepada Julio Enciso. Gelandang muda itu kemudian mengirim umpan matang yang disambut Matias Galarza dengan sepakan kaki kiri terukur. Bola meluncur melewati celah kaki Merih Demiral sebelum bersarang di gawang Turki tanpa mampu dijangkau kiper Ugurcan Cakir.
Gol cepat tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan. Turki berupaya bangkit dan beberapa kali mengancam gawang Paraguay. Peluang terbaik datang melalui sundulan keras Mert Muldur yang hanya membentur mistar gawang.
Tensi pertandingan semakin meningkat menjelang turun minum. Pada masa tambahan waktu babak pertama, Paraguay harus kehilangan Miguel Almiron yang diganjar kartu merah. Almiron menjadi pemain pertama yang diusir keluar lapangan dalam turnamen ini berdasarkan aturan baru yang melarang pemain menutup mulut saat terlibat dalam situasi konfrontasi.
Unggul satu gol namun bermain dengan 10 orang membuat Paraguay harus bertahan total sepanjang babak kedua. Skuad asuhan Gustavo Alfaro dipaksa menghadapi gelombang serangan tanpa henti dari Turki yang berusaha menyelamatkan nasib mereka di turnamen.
Namun, berbagai peluang yang diciptakan Turki gagal berbuah gol. Sepakan voli Hakan Calhanoglu masih melenceng dari sasaran, sementara sundulan jarak dekat Deniz Gul juga gagal menemui target. Kenan Yildiz, yang biasanya tampil tajam di lini depan, turut kesulitan menemukan akurasi terbaiknya.
Paraguay akhirnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan ini menghidupkan kembali asa mereka untuk melangkah ke babak berikutnya jelang laga penentuan melawan Australia pada 25 Juni mendatang.
Sebaliknya, kegagalan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain membuat Turki harus menerima kenyataan pahit. Dua kekalahan beruntun memastikan mereka tersingkir dari turnamen lebih awal. [DR]