IDNVoice.com - Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar juara Liga Champions setelah menundukkan Arsenal melalui adu penalti pada final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga akhir babak perpanjangan waktu sebelum PSG memastikan kemenangan dari titik putih.
Arsenal tampil mengejutkan sejak menit-menit awal. Tim asuhan Mikel Arteta langsung unggul saat pertandingan baru berjalan enam menit melalui gol Kai Havertz. Berawal dari tekanan tinggi yang dilakukan Leandro Trossard, bola berhasil dikuasai Havertz yang kemudian melepaskan tembakan keras ke gawang PSG untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal lebih dulu tidak membuat PSG panik. Juara bertahan itu perlahan mengambil alih kendali permainan dan mendominasi penguasaan bola. Meski demikian, lini pertahanan Arsenal yang dikawal Gabriel Magalhaes dan William Saliba tampil disiplin sehingga mampu meredam sejumlah peluang berbahaya dari PSG.
Arsenal bahkan nyaris menggandakan keunggulan andai peluang kedua Havertz tidak digagalkan oleh aksi heroik Marquinhos di depan gawang.
PSG akhirnya menemukan jalan untuk menyamakan kedudukan pada babak kedua. Pelanggaran Cristhian Mosquera terhadap Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Ousmane Dembele yang dipercaya sebagai eksekutor sukses mengecoh David Raya dan membawa PSG menyamakan skor menjadi 1-1.
Setelah kedudukan kembali imbang, pertandingan berlangsung semakin sengit. PSG terus menekan dan hampir berbalik unggul ketika tembakan Kvaratskhelia membentur tiang gawang. Beberapa peluang lain juga lahir melalui Vitinha dan pemain pengganti Gonçalo Ramos, tetapi belum mampu menghasilkan gol kemenangan.
Di sisi lain, Arsenal bertahan dengan solid dan sesekali mengancam lewat serangan balik. Namun hingga 90 menit waktu normal berakhir, skor tetap tidak berubah sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan.
Selama 30 menit perpanjangan waktu, kedua tim tampak mulai kelelahan. PSG tetap mendominasi penguasaan bola, sementara Arsenal berusaha mencuri peluang melalui situasi bola mati. Meski beberapa kesempatan tercipta, tidak ada gol yang lahir dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak adu penalti, para pemain PSG menunjukkan ketenangan yang lebih baik. Sementara itu, Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah tendangan penentu Gabriel Magalhaes melambung di atas mistar gawang.
Kegagalan tersebut memastikan PSG keluar sebagai juara dan mempertahankan trofi Liga Champions. Prestasi ini sekaligus mengukuhkan keberhasilan proyek yang dibangun Luis Enrique, yang berhasil membawa klub asal Paris itu tetap berjaya di Eropa meski telah ditinggal sejumlah bintang besar dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi Arsenal, kekalahan ini menjadi akhir yang menyakitkan dari perjalanan luar biasa mereka musim ini. Setelah menunggu kesempatan untuk meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub, The Gunners harus kembali pulang dengan tangan hampa setelah kalah dalam drama adu penalti yang menegangkan. [DR]