IDNVoice.com - Persaingan gelar Premier League masih berlangsung sangat sengit. Arsenal FC berada di puncak klasemen dengan keunggulan lima poin atas Manchester City FC di posisi kedua. Namun, City masih memiliki satu laga tunda melawan Crystal Palace FC pada Rabu, yang bisa memangkas selisih poin jika mereka meraih hasil imbang atau kemenangan.
Arsenal mengalahkan West Ham United FC 1-0 di London Stadium pada Minggu berkat gol kemenangan menit ke-83 dari Leandro Trossard. The Gunners kemudian selamat dari ancaman di akhir laga ketika gol Callum Wilson untuk West Ham pada masa tambahan waktu dianulir karena pelanggaran terhadap penjaga gawang David Raya setelah tinjauan VAR.
Hasil itu menyusul kemenangan Manchester City 3-0 atas Brentford FC pada Sabtu. Omar Marmoush turut mencetak gol bersama Jérémy Doku dan Erling Haaland. Doku dan Haaland juga mencetak gol dalam hasil imbang 3-3 melawan Everton FC baru-baru ini untuk tim asuhan Pep Guardiola.
Kemenangan dramatis Arsenal atas West Ham membuat perebutan gelar masih berada di tangan mereka sendiri. Jika Arsenal memenangkan dua pertandingan terakhir musim ini melawan Burnley FC (kandang) dan Crystal Palace (tandang), mereka akan dinobatkan sebagai juara. Namun, satu kesalahan saja dari Arsenal—bahkan hasil imbang—akan membuka kembali peluang Manchester City.
Di tengah perburuan gelar liga, Arsenal juga menantikan final UEFA Champions League Final melawan Paris Saint-Germain FC di Budapest pada 30 Mei, enam hari setelah musim Premier League berakhir.
Sementara itu, Manchester City akan menghadapi Chelsea FC di final FA Cup Final di Wembley Stadium pada Sabtu, 16 Mei. Karena itu, laga tandang Premier League mereka melawan AFC Bournemouth dipindahkan ke Selasa, 19 Mei.
Bagaimana Juara Ditentukan?
Arsenal dan Manchester City masih bisa mengakhiri musim dengan jumlah poin yang sama jika Arsenal bermain imbang di salah satu laga tersisa dan kedua tim memenangkan seluruh pertandingan lainnya.
Dalam situasi tersebut, aturan C.17 dalam buku panduan Premier League menyatakan posisi akhir klasemen akan ditentukan berdasarkan urutan berikut: Selisih gol, jumlah gol yang dicetak, poin dalam pertemuan langsung, gol tandang dalam pertemuan langsung, pertandingan play-off.
Selisih gol kedua tim saat ini sangat tipis. Arsenal telah mencetak 68 gol dan kebobolan 26 gol sehingga memiliki selisih gol +42. Manchester City memiliki selisih gol +40. Jika selisih gol sama, maka jumlah gol yang dicetak sepanjang musim akan menjadi penentu—City saat ini sudah mencetak 72 gol, sementara Arsenal 68 gol.
Jika kedua klub finis dengan poin, selisih gol, dan jumlah gol yang sama, maka Manchester City akan menjadi juara berdasarkan kriteria berikutnya, yaitu poin dalam pertemuan langsung. City meraih empat poin melawan Arsenal musim ini berkat satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Jika skenario itu benar-benar terjadi, maka ini akan menjadi perebutan gelar Premier League paling ketat sepanjang sejarah. Rekor sebelumnya terjadi pada musim 2011/12 ketika Manchester City mengungguli Manchester United FC lewat selisih gol berkat gol dramatis Sergio Agüero pada masa tambahan waktu melawan Queens Park Rangers FC di laga terakhir musim. [DR]