Apresiasi NuArt Sculpture Park, Menbud: Dorong Penguatan Museum dan Ruang Seni Berbasis Komunitas

Sabtu, 04 Juli 2026 13:05 WIB
Peresmian Museum Institut Teknologi Bandung (ITB) ditandai dengan pengguntingan pita oleh Menteri Kebudayaan bersama Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Dato` Low Tuck Kwong, Filda Yusgiantoro, dan maestro seni patung Nyoman Nuarta, di Kampus ITB, Bandung pada Jumat, 3 Juli 2026. (IDNVoice/Antara-Sri Dewi Larasati)
Peresmian Museum Institut Teknologi Bandung (ITB) ditandai dengan pengguntingan pita oleh Menteri Kebudayaan bersama Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, Ibu Sinta Nuriyah Wahid, Dato` Low Tuck Kwong, Filda Yusgiantoro, dan maestro seni patung Nyoman Nuarta, di Kampus ITB, Bandung pada Jumat, 3 Juli 2026. (IDNVoice/Antara-Sri Dewi Larasati)

IDNVoice.com - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia (RI) Fadli Zon menegaskan pentingnya memperkuat ruang seni dan museum yang tumbuh dari inisiatif masyarakat sebagai bagian dari upaya memajukan kebudayaan nasional.

Hal tersebut disampaikan Fadli Zon saat mengunjungi NuArt Sculpture Park di Bandung, Jawa Barat. Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung koleksi karya maestro pematung Nyoman Nuarta, melihat fasilitas ruang pertunjukan, galeri, serta museum yang tengah dikembangkan, sekaligus berdiskusi mengenai pengembangan kawasan tersebut sebagai pusat seni dan kebudayaan.

"Inisiatif seperti NuArt Sculpture Park merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan kebudayaan nasional,” kata Fadli Zon dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Fadli juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Nyoman Nuarta yang selama puluhan tahun konsisten berkarya sekaligus membangun ruang budaya yang tidak hanya menjadi tempat memamerkan karya seni, tetapi juga berfungsi sebagai wadah pembelajaran, apresiasi, dan kolaborasi bagi masyarakat.

“Ini bukan hanya museum yang menampilkan karya-karya maestro Nyoman Nuarta, tetapi juga sebuah ruang peradaban yang memperlihatkan bagaimana seni mampu merekam perjalanan bangsa sekaligus menginspirasi generasi masa depan," ujar Fadli Zon.

Nama Nyoman Nuarta telah lama dikenal melalui berbagai karya monumental yang menjadi ikon nasional, di antaranya Garuda Wisnu Kencana di Bali, sejumlah karya di Ibu Kota Nusantara (IKN), kawasan Mandalika, hingga berbagai ruang publik dan museum di Indonesia.

Sementara itu, Nyoman Nuarta mengatakan pengembangan NuArt Sculpture Park berangkat dari keinginan menghadirkan pusat seni yang dapat dimanfaatkan berbagai disiplin seni, terutama di Kota Bandung yang memiliki ekosistem komunitas kreatif yang kuat.

“Bandung membutuhkan sebuah art center dengan fasilitas yang memadai. Harapan saya, tempat ini dapat menjadi rumah bersama bagi para seniman untuk berkarya, berpameran, dan berkolaborasi,” kata Nyoman.

Selama ini, NuArt Sculpture Park dikenal sebagai salah satu destinasi seni kontemporer terkemuka di Indonesia. Kawasan tersebut memadukan museum, galeri, area pertunjukan, serta ruang interaksi publik yang terus berkembang menjadi pusat berbagai kegiatan budaya.

Melalui kolaborasi dengan pelaku budaya, museum, dan komunitas seni di berbagai daerah, Kementerian Kebudayaan berharap semakin banyak ruang budaya seperti NuArt Sculpture Park yang tumbuh dan menjadi motor penggerak kemajuan kebudayaan Indonesia hingga ke tingkat global. [DR]



Reporter : Redaksi
Redaktur : Abdul Rahman Wahid